Ketik disini

Kriminal

Polda Dalami Pelaku Lain

Bagikan

MATARAM – Tim penindakan sapu bersih (saber)  pungutan liar (pungli) akan mengembangkan kasus yang membelit oknum pegawai Dinas PU Lombok Barat (Lobar) ZA. Penyidik Polda NTB akan menelusuri keterlibatan orang lain dalam kasus pungli pencairan anggaran proyek irigasi tersebut.

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol Anom Wibowo menjelaskan, kemungkinan adanya tersangka lain masih dikembangkan. Karena saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

’’Kami akan telusuri dulu, apakah ada keterlibatan tersangka lain,’’ terang dia.

Diketahui, Polda NTB telah menetapkan tiga tersangka. Yakni, oknum pegawai dinas PU Lobar ZA, serta dua kontraktor MH dan AZ. Terduga pungli ZA sudah ditahan sejak statusnya dinaikan dari saksi menjadi tersangka. Polisi juga sudah menyita barang bukti uang pungli Rp 17 juta lebih. Anom mengatakan, tiga tersangka itu sudah diperiksa. Langkah itu untuk menelusuri dugaan keterlibatan orang lain.

’’Kami belum bisa pastikan apakah ada atau tidak. Kita lihat hasil penyidikan saja nanti,’’ tegas perwira tiga mawar ini.

Begitu juga, lanjut dia, dengan kasus dugaan pungli yang membelit Kades Sekotong Barat Nursimah. Pihaknya sudah memeriksa belasan saksi. Kemungkinan ada keterlibatan tersangka lain masih di dalami pula. ’’Kami sedang telusuri melalui keterangan saksi-saksi,’’ katanya.

Kades ini telah ditahan di Mapolda NTB. Seperti diberitakan sebelumnya, Nursimah diduga melakukan pungli untuk program prona. Dia disebut memungut biaya Rp 500 ribu tiap pemohon. Saat penangkapan, polisi mengamankan uang tunai Rp 10 juta. (jlo/r2) 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka