Ketik disini

Praya

Rasyidi Tak Ingin Jadi Kadis Lagi

Bagikan

PRAYA – Ternyata, tidak semua pejabat eselon II di Pemkab Lombok Tengah (Loteng) mengikuti assessment sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Salah satunya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan ESDM HL Rasyidi.

A�a�?Saya tidak tahu, apa pertimbangannya tidak ikut assessment. Padahal, kami sudah bersurat,a�? kata Sekda Loteng HM Nursiah, kemarin (24/12).

A�Total pejabat eselon II di lingkup Pemkab sendiri, kata Nursiah sebanyak 23 orang. Jauh-jauh hari, pihaknya sudah menyampaikan pengumuman secara lisan maupun tulisan, agar para pejabat yang dimaksud mengikuti assessment.

A�Kebijakan itu, terangnya sudah diatur dalam ketentuan Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN). Jika tidak mengikuti, maka pejabat bersangkutan, tidak akan memiliki dan atau memegang jabatan lagi seperti biasanya. Begitu pula sebaliknya.

A�a�?Kami pun tidak bisa mengintervensi,a�? kata Nursiah.

A�Sedangkan untuk pejabat eselon III ada 142 orang yang sudah mengikuti assessment. Tidak ada yang absen. a�?Kebijakan assessment akan mengatur posisi jabatan pada mutasi,a�? katanya.

Kebijakan itu, tambah mantan Asisten III Setda Loteng tersebut, masih menunggu keputusan Bupati HM Suhaili FT. Jika berbicara penerapan aturan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), mutasi paling tidak digelar akhir tahun ini juga. Dengan begitu, dinas atau instansi baru tersebut, sudah memiliki pejabat dan pegawai baru pula.

a�?Pertimbangan saya tidak mengikuti assessment, karena saya ingin menjadi staf pegawai biasa saja. Saya ingin istirahat,a�? kata Kepala Dinas PU dan ESDM HL Rasyidi, singkat.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys