Ketik disini

Pendidikan

Hanya Guru Tua yang Gaptek?

Bagikan

MATARAM — Sebagian besar guru NTB  gagap teknologi (gaptek). Kegiatan belajar mengajar menggunakan Informasi dan Teknologi (IT) kurang dipahami guru.

“Tidak semua guru NTB seperti ini, terutama guru yang usianya muda pasti mengenal IT,” kata Ketua IGI NTB Ulul Amry belum lama ini.

Dijelaskan, biasanya gaptek karena faktor usia. Guru yang usianya 50 tahun keatas kurang memahami IT. Guru tua kurang memahami IT karena malas belajar.

 “Kalau ada kemauan kami yakin bisa,” ucapnya.

Amry mengaku, guru yang masuk dalam organisasi profesi Ikatan Guru Indonesia (IGI) sebagian besar sudah mengenal IT. Ini dikarenakan karena usia mereka (guru) relatif muda. Kemampuan dimiliki dalam IT cukup memumpuni. Apalagi, guru yang tergabung dalam IGI selalu mebdapat pelatihan terkait belajar mengajar menggunakan IT.

 “Pembelajaran menggunakan IT menyenangkan,” sebut dia.

Terpisah Kadis Dikpora NTB H Muhammad Suruji mengatakan, peningkatan mutu pendidikan tidak ada hubungannya dengan kemampuan IT guru. Dahulu tidak ada guru menerapkan model pembelajaran berbasis komputer, namun anak didiknya pintar dan menjadi sukses.

“Tidak ada korelasi peningkatan mutu pendidikan dengan  guru gaptek. Lihat saja dulu kita belajar tidak menggunakan komputer,” katanya.

Ditambahkan, kegiatan belajar mengajar (KBM) sistem IT ini hanya tambahan saja. Guru pada intinya melaksanakan KBM dengan baik. Minimnya motivasi guru melengkapi fasilitas belajar menggunakan IT dengan dana tunjangan profesi guru (TPG), tidak jadi masalah.

“TPG ini sudah melekat dengan gaji guru. Jadi mau diapakan saja boleh. Disumbangkan juga boleh,” sambungnya.(jay/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka