Ketik disini

Headline Metropolis

Harus Segera Ditertibkan!

Bagikan

TANJUNG – Lalu-lalang kapal cepat di perairan tiga gili, baik fastboat maupun speedboat mulai meresahkan. Aktivitas kapal ini kerap membahayakan penumpang. Terutama saat pelayaran dari dan menuju tiga gili sedang padat. Kapal-kapal yang melaju dengan kecepatan tinggi ini sering memotong jalur pelayaran perahu penumpang (public boat).

Seperti kecelakaan antara perahu Kemajuan Jaya dengan sebuah speedboat di Gili Trawangan, kemarin (26/12). Sekitar pukul 15.00 Wita, perahu yang memuat penumpang dari Gili Trawangan ini ditabrak speedboat yang melintas. Para penumpang nyaris menjadi korban karena ujung speedboat menembus badan perahu. Beruntung penumpang bisa menyelamatkan diri dan perahu tidak sampai terbalik.

Ketua Koperasi Karya Bahari (KKB) Bangsal Sabarudin mengatakan, kecelakaan tersebut akan di selesaikan pihaknya. Namun kedua belah pihak harus dipertemukan terlebih dahulu. a�?Mereka katanya akan bertemu, tapi pemilik speedboat belum datang,a�? katanya.

Sabarudin mengakui, selama ini para nakhoda perahu di gili sering mengeluhkan aksi kebut-kebutan kapal cepat. Meski belum ada kecelakaan besar, namun para kapten merasa terganggu. Sebab kapal-kapal tersebut main terabas. Sementara perahu kayu yang memuat penumpang tidak bisa langsung belok menghindar seperti kapal cepat. a�?Harapannya agar mereka bisa diatur, dan sekarang belum,a�? katanya.

Ia menyebutkan jumlah perahu yang setiap hari memuat penumpang ke tiga gili sebanyak 52 unit. Saat ini aktivitas mulai ramai, terutama jelang perayaan Tahun Baru. Pada saat puncak keramaian jumlah kapal yang berlayar bisa 30-40 unit, tapi saat ini masih 20-25 kapal. Di mana satu perahu berkapasitas 40 orang penumpang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB Lalu Bayu Windya mengimbau kepada para pemilik kapal cepat untuk lebih berhati-hati saat memasuki perairan tiga gili. Terutama saat pelayaran sedang ramai. Bahkan pada malam Tahun Baru pelayaran akan dibatasi. a�?Sudah mereka diperingati, tapi kalau ada kecelakaan itu insiden,a�? tandasnya.

Bayu mengatakan, semua speedboat yang beroperasi harus memiliki surat izin dari Kabupaten Lombok Utara. Meskipun kapalnya kecil-kecil tetap harus ada izinnya. Saat ini, ada sekitar 30 speedboat yang beroperasi di kawasan tersebut. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys