Ketik disini

Giri Menang

PPKD Layangkan Surat ke KPKNL

Bagikan

GIRI MENANG – Habis sudah kesabaran Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Keuangan Daerah (PPKD) Lombok Barat kepada Hotel Santosa. Hingga batas waktu 14 hari paska penyegelan, pihak hotel belum juga melunasi utang pajaknya. Alhasil, aset hotel yang disita pun terancam dilelang.

Kepala Dinas PPKD Lobar Hj Lale Prayatni mengatakan, sejauh ini belum ada pembayaran dan komunikasi dari pihak hotel. Terkait hal itu, pihaknya tengah menyiapkan surat untuk diserahkan ke Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

“Saya sedang siapkan suratnya (KPKNL). Akan kita kirim Rabu (28/12),a�? ungkap Lale singkat, kemarin (26/12).

Apa yang dilakukan PPKD sudah sesuai mekanisme dan aturan yang ada. Sebab, sejak disegel tanggal 9 Desember lalu, pihak hotel masih adem ayem. Hutang pajak, plus denda senilai Rp 8 miliar lebih yang seharusnya lunas 22 Desember, namun hingga 27 Desember belum juga terbayar.

Akhirnya, pihak PPKD Lobar yang sudah lelah menunggu komitmen pihak hotel kini memilih berkirim surat melakukan proses lelang. Aset hotel berupa tempat parkir dan lapangan tenis akan dilelang sesuai nominal utang pajak.

Sebelumnya, Sekertaris PPKD Lobar Fauzan Husniadi mengaku pihak Hotel Santosa sudah meberikan cek sebesar Rp 3 miliar. Hanya saja, baru bisa ditranfer Rp 1,5 miliar. Sisanya akan ditransfer 29 Desember mendatang.

“Tapi yang menjadi permasalahannya, kita nggak tahu apakah cek itu berisi atau tidak,a�? ungkap Fauzan beberapa waktu lalu. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka