Ketik disini

Giri Menang Headline

Ayo, Tagih Janji Pusat!

Bagikan

GIRI MENANG – Janji pemerintah pusat mendistribusikan blanko e-KTP akhir Desember, belum juga terealisasi. Pasalnya, sampai sekarang masyarakat yang sudah melakukan perekaman, belum bisa menerima e-KTP cetak. Karena stok blanko habis.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Lobar H Muridun mengaku, meski stok blanko habis pihaknya tetap melayani perekaman. Sebagai ganti, pihaknya menerbitkan surat keterangan sesuai surat edaran Mendagri.

“Surat tersebut memiliki status hukum sama dengan e-KTP. Hanya bentuk fisik yang beda,a�? jelasnya.

Habisnya stok blanko e-KTP ini sudah disikapi jajarannya. Sejak habis Oktober lalu, pihaknya sudah berkirim surat permohonan ke Kemendagri. Namun belum ada jawaban, karena stok blangko di pusat pun habis.

“Itu (balanko) belum selesai di pusat. Kami berharap masyarakat bersabar,a�? ujarnya.

Untungnya, meskipun stok blanko e-KTP habis, antusiasme masyarakat melakukan perekaman tergolong tinggi. Hingga saat ini, jumlah warga Lobar yang belum memiliki e-KTP sebanyak 112 ribu. Dari jumlah total wajib KTP sebanyak 511 ribu orang.

Sementara surat keterangan pengganti e-KTP yang dicetak sebanyak 20 ribu lembar untuk 20 ribu pemohon e-KTP. a�?Tinggal sedikit, setidaknya kurang dari 1.000 orang perdesa,a�? jelasnya.

Tidak hanya di Lobar, keterbatasan blanko e-KTP juga terjadi di semua daerah di Indonesia. Kekosongan blangko dipusat dikabarkan terjadi sejak Oktober lalu. Sehingga praktis semua daerah pun kena imbas.

Sebagai solusi, pemerintah sementara waktu memberikan masyarakat surat keterangan yang berlaku selama enam bulan. Setelah habis, surat tersebut bisa A�kembali diperpanjang dengan pengajuan baru ke Dinas Dukcapil setempat. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka