Ketik disini

Giri Menang

Izin Sentosa Kedaluwarsa?

Bagikan

GIRI MENANG – Dinas Pengelolaan Pendapatan dan Keuangan Daerah (PPKD) Lobar, akhirnya melayangkan surat usulan pelelangan aset Hotel Sentosa ke Kantor Pelayanan Kekayan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram, kemarin (27/12). Ini lebih cepat dari rencana awal yang baru akan dikirim hari ini.

“Sudah saya tandatangani,a�? terang Kepala Dinas PPKD Lobar Hj Lale Prayatni.

Lale mengakui, pada awalnya surat tersebut memang rencananya dimasukkan hari ini. Namun belakangan diketahui, Kabid Pendapatan PPKD Lobar Dedy Saputra sudah membawa surat tersebut kemarin ke kepala KPKNL.

Surat tersebut berisikan penyitaan aset hotel. Dimana pihak Pemkab Lobar mengajukan aset Hotel Santosa berupa tempat parkir dan lapangan tenis untuk dilelang ke balai lelang.

Terkait waktu yang diberikan Pemkab ke pihak KPKNL Mataram, Lale menjelaskan tidak ada batas waktu atau pun deadline pelelangan. Sebab kata dia untuk melakukan lelang, berkaitan dengan kelengkapan berkas. Belum lagi ada tidaknya peminat aset tersebut.

“Apakah Januari tahun depan atau tidak. Kalau sudah disepakati harga baru ok, tinggal bayar dan masuk kas daerah,a�? bebernya.

Langkah tersebut dilakukan PPKD menyusul pihak Hotel Santosa belum melunasi utang pajak Rp 8 miliar lebih. Setelah waktu 14 hari yang diberikan pihak Pemkab, sampai sekarang belum ada itikad dari manajemen hotel untuk membayar lunas piutang pajak tersebut.

Tak hanya piutang pajak, kabarnya izin hotel juga diduga telah memasuki masa kedaluwarsa. Ini setelah Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) satu pintu Lobar, belum menyetujui perpanjangan izin. Jika pihak hotel belum membayar lunas piutang Rp 8 miliar lebih tersebut. “Perpanjangan izin (Hotel Santosa) ditolak,a�? tegasnya.

Perlu diketahui, sejauh ini pihak Hotel Santosa sudah meberikan cek sebesar Rp 3 miliar kepada PPKD Lobar. Hanya saja, baru bisa ditranfer Rp 1,5 miliar. Sisanya akan ditransfer 29 Desember mendatang. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka