Ketik disini

Metropolis

Keren, Mataram Paling Terbuka

Bagikan

MATARAM – Kota Mataram berhasil keluar menjadi nomor satu dalam hal keterbukaaan informasi publik tahun 2016. Kota maju religius dan berbudaya ini mengalahkan kabupaten/kota lain di NTB dengan nilai 75,7 atau dapat catatan cukup informatif.

Sementara di urutan terbawah adalah Kabupaten Lombok Timur dengan nilai nol karena dinilai tidak koperatif sama sekali. Peringkat ini diumumkan dalam Anugerah Badan Publik Informatif yang diselenggarakan Komisi Informasi (KI) NTB di Hotel Lombok Raya, kemarin (27/12).

a�?Pemeringkatan pada tahun ini, sedikit berbeda dibandingkan tahun sebelumnya,a�? kata Ketua KI NTB Ajeng Roslinda Motimori.

Hal ini terkait terbitnya Peraturan Komisi Informasi (PerKI) Nomor 5 Tahun 2016 tentang Metode dan Tehnik Evaluasi Keterbukaan Informasi Badan Publik. Proses pemeringkatan tahun ini dilaksanakan selama tiga bulan. Dari bulan Oktober-Desember 2016.

a�?Namun, karena masa kerja Komisi Informasi Provinsi NTB periode 2016-2020 baru dimulai pada Juni 2016, sangat tidak mungkin melakukan evaluasi dalam dua tahapan itu,a�? terangnya.

Sehingga dengan pertimbangan efektivitas pelaksanaan evaluasi, maka tahapan pra evaluasi tidak dilakukan. Setelah proses tersebut dilakukan, tim penilai melakukan input data, pembahasan, penetapan nilai, peringkat, dan penentuan kualifikasi masing-masing badan publik.

Hasil dari seluruh proses dan tahapan tersebut, kemudian disusun dalam laporan hasil evaluasi yang memuat latar belakang, tujuan, sasaran, metode dan temuan, kesimpulan dan rekomendasi kebijakan. Anugerah ini diberikan kepada badan publik instansi vertikal, badan publik SKPD, badan publik partai politik dan badan publik kabupaten kota.

a�?Kami sangat selektif dalam memberikan penghargaan, karenanya hanya badan publikA� yang mengikuti seluruh tahapan dan masuk kategori informatif saja yang diberikan penghargaan,a�? jelasnya.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana yang menerima penghargaan dari KI menyebutkan, prestasi ini merupakan lompatan besar bagi kota. Sebelumnya, ia mengatakan kota masuk tiga besar dari empat kabupaten kota yang masuk nominasi waktu itu. a�?Dan sekarang kita juara satu,a�? kata Mohan.

Ia sendiri melihat apreasiasi ini sebagai bentuk pengakuan KI atas komitmen kota, membuka seluas-luasnya informasi publik. Baik itu menyangkut pelayanan dan pemanfaatan teknologi. Sehingga masyarakat bisa mengakses penuh berbagai kegiatan dan program kepemerintahan.

“Ada beberapa instrumen yang terus diperbaharui dan diperketat terus. Alhamdulillah mataram tetap konsisten tetap mempertahankan ini,a�? terangnya.

A�

Terima Catatan dari Ombudsman

Sementara itu, terkait catatan Ombudsman RI perwakilan NTB, Mohan mengaku terbuka dan menerima koreksi itu dengan baik. Sebelumnya, untuk kategori berbeda namun masih dalam peneyelenggaraan pelayanan yakni standar pelayanan publik, prestasi kota anjlok dari hijau ke kuning.

a�?Ini lembaga yang berbeda, tetapi pendekatan, tidak terlalu jauh ya. Terutama menentukan sejauh mana tingkat keseriusan pemerintah menyelenggarakan informasi publik. Tetapi kita apreasasi penilaian itu dan kita jadikan referensi,a�? kata Mohan.

Catatan-catatan yang diterbikan Ombudsman, baik itu menyangkut penilaian terhadap 10 SKPD yang dipilih secara acak, hingga kritik lemahnya koordinasi Sekda dan Inspektorat antar lembaga, dikatan juga tetap akan jadi catatan.

a�?Itu sudah disampaikan kemarin (oleh Ombudsman). Ini akan kita perbaiki nanti. Akan kita benahi lagi, dan insya Allah, tentu kita akan perkuat lagi,a�? janji Mohan.

Ia mengatakan memang pada dasarnya ada lintas informasi antar lembaga yang harus dibangun. Hal itu biasanya masuk dalam etika kelembagaan. Jika ini dikoreksi selama ini lemah, tentu akan diperbaiki, untuk meningkatkan penyelenggaraan pelayanan publik di tengah masyarakat kota.

a�?Memang ada etika komunikasi antar lembaga harus tetap diperhatikan dan harus dijalin komunikasinya,a�? ujar Mohan, sekaligus memberi instruksi khusus pada Sekda Kota Mataram Effendi Eko Saswito, yang duduk tidak jauh darinya saat memberi keterangan pers, kemarin. (sir/zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka