Ketik disini

Praya

Kereta Gantung Rinjani Dimatangkan

Bagikan

PRAYA – Pemkab Lombok Tengah (Loteng) terus membahas rencana investasi pembangunan kereta gantung, di kebun kopi Desa Lantan, Batukliang Utara (BKU) menuju Gunung Rinjani. Mereka memastikan, akan memberikan jaminan kemudahan perizinanA� kepada investor asing asal China tersebut.

a�?Dimulai dari proses perizinannya,a�? kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMP2T) Loteng H Winarto, kemarin (27/12).

Untuk urusan yang satu itu, pihaknya menyarankan agar PT Indonesia Lombok Resort , segera melengkapi persyaratan penerbitan perizinan. Jika lengkap, maka seluruh izin yang diinginkan akan segera diterbitkan.

a�?Investasi besar ini, kebetulan sudah dibicarakan di tingkat pusat, Badan Penanaman Modal (BPM) pusat pun memberikan lampu hijau,a�? kata Winarto.

Kebijakan yang dikeluarkan itu, diakui Winarto wajar saja, karena investor asal China tersebut, tidak saja berinvestasi di Gumi Tatas Tuhu Trasna. Melainkan, dilaksanakan pula di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Lombok Timur (Lotim). a�?Kapan dan berapa besar nilai investasinya, belum dibicarakan secara rinci,a�? katanya.

Kecuali, tambah Winarto pembicaraan seputar master plan dan keinginan investor mengelola lahan kebun kopi di Desa Lantan itu saja. Selebihnya, investor yang dimaksud diminta untuk berkoordinasi pula dengan Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Termasuk, kabupaten/kota lain yang dilintasi kereta gantung. a�?Prinsipnya, kami siap mempermudah seluruh izinnya,a�? kata Winarto.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Loteng Samsul Qomar mengatakan, selama investasi itu ril, maka Pemkab wajib memberikan jaminan apa pun kepada investor yang dimaksud. Dewan pun siap membackup dari sisi kebijakan anggaran dan politik.

a�?Selama menguntungkan masyarakat, maka kita mendukung investasi itu. Tapi, tolong yang nyata, jangan sampai mengajak kita untuk bermimpi saja,a�? sindir Qomar.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka