Ketik disini

Metropolis

Mutasi di Jumat Berkah

Bagikan

MATARAM – Setelah Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, kemarin giliran Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana yang menggelar pertemuan eksklusif dengan Sekda Kota Mataram H Effendi Eko Saswito. Topik pembicaraan masih soal mutasi.

Kabarnya, di pertemuan selama 15 menit itu, Mohan mengecek nama-nama yang sudah masuk dalam struktur Organisasi Perngkat Daerah (OPD) baru.

a�?Sudah mau mendekati final, sekitar 90 persen,a�? terang Sekda Kota Mataram Effendi Eko Saswito, di hadapan awak media kemarin(27/12).

Ia juga mengatakan ada kemungkinan mutasi dilakukan maju sehari, tepatnya tanggal 30 Desember 2016. Atau dalam istilah pemkot sering disebut a�?Jumat Berkaha�?.

Maju sehari dari informasi yang sebelumnya pernah disampaikan Eko, dalam beberapa keterangan pers yang pernah disampaikan. Sebelumnya, Eko pernah mengatakan, rencana mutasi dikatakan tepat di akhir tahun yakni, Sabtu 31 Desember 2016. a�?Iya kemungkinan seperti itu (maju sehari),a�? terangnya.

Terkait nama pejabat yang berseliweran, Eko mengatakan itu sepenuhnya isu dan spekluasi saja. Ia menegaskan, nama-nama pejabat yang dimutasi yang tahu hanya wali kota dan wakil wali kota saja. Bahkan, Baperjakat pun disebutnya tidak tahu apapun terkait nama-nama. a�?Makanya dari mana nama-nama itu?a�? cetusnya.

Keputusan tertinggi terkait validasi nama yang menduduki jabatan apa, hanya setelah ditanda tangani Wali Kota Mataram. Sebelum itu, siapa pun bisa dapat promosi, dimutasi bahkan terdepak (demosi). Hanya saja, dirinya memang tidak menampik jika nama-nama yang pernah disebutkan media, masuk dalam bursa pembahasan. a�?Iya memang semua dibahas. (karena itu kebenarannya) bisa iya, bisa tidak,a�? kelitnya.

Dirinya hanya berharap, munculnya beberapa nama yang diisukan menuduki jabatan tertentu, tidak sampai membuat ritme kerja pejabat terganggu. Apalagi saat ini sudah menjelang mutasi. Sehingga media diharapkan bisa bersabar menunggu keputusan akhirnya.

a�?Intinya H-1 atau sesudah ditanda tangani wali kota. Kalau undangan mutasi sesegera mungkin akan kami sebar. Mutasi ini kan sekaligus menjadi penyesuaian ke OPD bar sesuai PP 18 tahun 2016,a�? terangnya.

Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, juga sempat tertarik dengan munculnya sejumlah nama. Ia memastikan kerahasiaan nama-nama hanya jadi bahasan elit dan rahasia di tingkat kepala daerah. Baik itu antara Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda. Selebihnya, jika ada nama-nama yang berseliweran ia menjamin itu diluar dari mereka bertiga.

a�?Dapat dari mana informasi itu. Masa ada dari salah satu diantara kami bertiga?a�? gelitiknya, penasaran pada Media.

Kepada awak media, Mohan juga membenarkan pertemuannya dengan Sekda kemarin berkoordinasi terkait persiapan mutasi. Hanya saja ia enggan membahas secara eksplisit isinya.

Terkait jarangnya ia terlihat duduk bersama dengan Wali Kota Mataram membahas isu seksi ini, Mohan hanya berkelit dengan mengatakan itu sah-sah saja. a�?Nggak harus, (cukup) bahasa qolbu,a�? ujarnya berseloroh.

Ia seperti ingin memberi isyarat, bahwa pilihan dirinya dengan wali kota sudah sama persis. Sehingga tidak perlu ada pembahasan serius untuk menyamakan persepsi siapa menduduki jabatan apa.

Namun di sisi lain, pernyataan ini seperti memberi ruang janggal baru. Apakah benar, Wakil Wali Kota dengan Wali Kota, tidak pernah membahas sedikit pun soal mutasi. Sehingga muncul kesan saling tarik dan cari pengaruh untuk mendudukkan pejabat-pejabat yang loyal dalam persepsi masing-masing.

Tapi untuk kesekian kalinya, Mohan tetap berkilah. a�?Tarik menarik ndak ada, ndak ada itu,a�? tutupnya sembari tertawa kecil. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka