Ketik disini

Sumbawa

Tim Opgab Mulai Bergerak

Bagikan

SUMBAWA – Setelah terbentuk, tim gabungan pemberantasan illegal logging mulai bergerak. Dalam operasinya yang dilaksanakan belum lama ini, tim yang terdiri dari aparat kepolisian, TNI dam KPH Batu Lanteh berhasil mengamankan puluhan batang kayu jati olahan dari dua lokasi.

Tim gabungan tersebut turun pertama kali melakukan operasi pada Minggu (25/12) lalu. Tim melakukan operasi di kawasan Gili Ngara, Kecamatan Moyo Hilir. Dalam operasi ini, sedikitnya 47 batang kayu jati olahan berbagai ukuran berhasil diamankan dari dalam kawasan hutan.

Operasi kemudian dilanjutkan Senin (26/12) lalu. Kali ini, tim menyasar kawasan Buin Sowai, Desa Semamung, Kecamatan Moyo Hulu. Tim menyasar dua lokasi di kawasan tersebut, yakni lokasi Uma Petung dan lokasi Batu Lebuk. Di lokasi ini tim berhasil mengamankan 28 batang kayu jati yang juga sudah diolah dengan berbagai ukuran.

Kepala KPHP Batulanteh Julmansyah, membenarkan adanya operasi tersebut. Saat ini kayu-kayu tersebut sudah diamankan di kantor KPHP Batulanteh. Menurutnya, KPHP bersama dengan kepolisian dan TNI sampai akhir tahun akan terus melakukan operasi gabungan. Hal ini sebagai bentuk tindaklanjut dari MoU yang telah ditandatangani gubernur bersama kapolda, danrem, dan kajati untuk percepatan pemberantasan penebangan liar.

”Ini komitmen kami terhadap percepatan pemberantasan illegal logging. Tahun 2017 mendatang secara lebih operasional akan terus dibangun kerja sama seperti itu,” ujarnya, kemarin.

Sementara itu, Kasi Pengendalian dan Pemantauan Hutan KPHP Batulanteh Habibi menambahkan dalam operasi yang dilakukan melibatkan empat personel kepolisian, tiga personel TNI, serta 15 personel KPHP.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada kapolres dan dandim yang telah mendukung dalam proses pencegahan dan pemberantasan illegal logging. Di sisi lain pihaknya tetap mengharapkan dukungan masyarakat dalam pelaksanaan pengamanan hutan. Sehingga terhindar dari pengerusakan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggungjawab. Serta terhindar dari segala macam bencana yang tidak diinginkan. ”Operasi ini akan terus dilakukan di semua wilayah KPHP Batu Lanteh dengan waktu yang dirahasiakan,” pungkasnya. (run/r 4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka