Ketik disini

Headline Metropolis

Aman Kembali Bertahta, Selly Ngangenin

Bagikan

17 Februari 2016 menjadi titik balik pasangan H Ahyar Abduh dan H Mohan Roliskana. Keduanya resmi dilantik untuk kembali memimpin Mataram lima tahun selanjutnya.

“Hari ini Mataram punya pemimpin baru, semoga amanah,a�? kata Plt Wali Kota Mataram Hj Putu Selly.

Beragam drama terjadi sebelum pelantikan tersebut. Mulai dari situasi politik yang sempat memanas jelang pesta demokrasi dimulai, pasangan tunggal yang membuat peluang Aman jilid II nyaris sirna, hingga kinerja Plt Hj Putu Selly Andayani yang dianggap moncer dan bikin kangen, hingga dikhawatirkan mampu menghapus dominasi Aman selama ini.

Dengan ragam masalah yang ada, Aman nyatanya tetap melenggang mulus memimpin Mataram untuk kedua kalinya. Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dalam sambutan pertamanya kala itu mengatakan, setelah pelantikan tidak ada waktu untuk berleha-leha. Dia bahkan berjanji langsung bekerja karena banyak tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan.

Pemerintahan jilid pertama yang belum usai dan menyisakan sejumlah PR menurutnya harus segera dirampungkan. “Tidak ada santai-santai, kita langsung kerja hari ini.” tegas Ahyar.

Disebutkan Ahyar, pelantikan kembali dirinya bersama MohanA� memiliki makna yang penting dan setrategis untuk terus berikhtiar agar Masyarakat Kota Mataram semakin sejahtera.

Ketegangan yang sempat terjadi antara kubu Ahyar dengan Selly yang disebut-sebut mendapat dukungan Gubernur NTB HM Zainul Majdi sirna kala itu. Ahyar bahkan berbesar hati mengatakan siap melanjutkan segala kelebihan dan catatan positif yang sudah ditunjukkan Selly. “Sudah tertuang dalam catatan apa yang harusA� diteruskan.” tegasnya.

Di pidato pertamanya ini, Ahyar menekankan kepada SKPD tidak melakukan perbandingan antara satu pemimpin dengan pemimpin yang lainnya. Dan SKPD juga diminta memberi dukungan penuh dalam menjalankan program kerja, tidak boleh ada lagi pengelompokan dan hasrat politik serta manuver-manuver. a�?Jangan ada kubu-kubuan lagi,a�? pesannya.

Semua punya kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam memimpin. Untuk itu, dia meminta semua tetap bekerja dengan baik sesuai tugas dan tupokasi masing-masing.

Terhadap catatan yang sudah diberikan Selly, Ahyar bersama wakilnya akan mempelajari dan melakukan evalusi apa yang menjadi catatan yang sudah dituliskan oleh penjabat Wali Kota Mataram untuk diteruskan. “Catatan bu penjabat akan kami pelajari untukA� bisa kami lanjutkan,” tegasnya.

Kembali naik tahta paket Aman menandakan kemenangan yang kembali diraih Golkar. Sejak lama Golkar seolah begitu sulit digoyahkan dari kursi singasananya di Mataram. Kini, analisa selanjutnya mengatakan Mohan lah yang bakal diusung untuk periode selanjutnya sepeninggal Ahyar. a�?Yang penting kita kerja saja untuk masyarakat,a�? kata Mohan.

Dia yang kini resmi memimpin Golkar Kota Mataram menggantikan Ahyar tak menampik adanya hasrat untuk berkuasa. Namun Mohan menganggap terlalu dini untuk mengatakan hal itu ketika pemerintahannya baru ada di tahun pertama.

“Masih banyak PR yang harus dibenahi, urusan politik, biarlah lima tahun lagi kita pikirkan,a�? katanya.

Reformasi birokrasi menjadi hal penting yang dimasukkan pasangan tersebut dalam daftar 100 hari kerja pertama yang harus dilakukan. Dengan pembenahan menejemen PNS, termasuk perbaikan internal dalam diri PNS tersebut, pasangan Aman meyakini ada peluang untuk membuat Mataram yang lebih baik lagi kedepannya. (yuk/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka