Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Dari Bunga Raup Ratusan Juta Perbulan

Bagikan

MATARAM – Bisnis bunga dan walpaper semakin berkembang di Mataram. Peminatnya juga semakin bertambah. Hal itulah yang dirasakan Janita Kurniawati Hasibuan, pebisnis muda yang sudah tiga tahun menjalankan bisnis jual beli bunga dan walpaper.

Berawal dari hobi mendekorasi rumah, Janita mulai menjalankan bisnisnya. Dia berkeliling ke berbagai tempat di Mataram untuk menjual bunga termasuk menawarkan jasa dekorasi ruangan. Tiga tahun merupakan waktu yang tidak sedikit untuk memasarkan produknya.

a�?Awalnya berkeliling untuk memasarkan produk, sekarang sudah ada hasilnya,a�? kata Jianita kepada Lombok Post kemarin (28/12).

Kini Jianita membuka outlet yang menjual beraneka jenis bunga, walpaper, dan parcel di Jalan Catur Warga. Ratusan jenis bunga dijual di outlet tersebut. Lokasinya pun strategis dan menarik perhatian. Jianita juga mendekorasi tampilan gerainya seindah mungkin.

OutletA� bunga yang dinamakan Thanita itu juga menyediakan forniture. Pelanggannya tidak sekadar rumah pribadi, tapi juga perkantoran, hotel, mal, dan lainnya.

Pengunjung outletnya mencapai puluhan orang perhari. Omzetnya pun cukup menggiurkan, yakni mencapai Rp 350 juta per bulannya.

a�?Apalagi kalau Idul Fitri, omzet saya bisa dua kali lipat,a�? ujarnya.

Dia juga menjual ribuan jenis walpaper sekaligus menyediakan jasa pemasangan. Inilah menurutnya yang membedakannya dengan tempat lainnya. Dia membandrol bunga dari harga Rp 15.000 hingga Rp 10 juta tergantung jenis dan pesanan.

Sedangkan untuk walpaper juga tergantung pesanan. Dia mencontohkan selembar walpaper harganya Rp 350 ribu termasuk ongkos pasang. Dia memperkerjakan 20 orang untuk membantu kelancaran bisnisnya itu.

Jianita optimistis bisnis bunganya akan berkembang pesat seiring peningkatan ekonomi daerah. a�?Ya kalau perekonomian membaik kan berarti daya beli masyarakat meningkat. Tentu usaha ini semakin berkembang,a�? papar dia.

Jianita berencana menambah outletnya, salah satunya di Lombok Timur. Itu dilakukan untuk mendekatkan diri kepada konsumen. Lagipula, permintaan terhadap bunga baik bunga segar maupun bunga artificial di Lombok Timur juga meningkat. Dia juga memenuhi permintaan masyarakat di Pulau Sumbawa. (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka