Ketik disini

Giri Menang Headline

Kantor Desa Ombe Baru Disegel

Bagikan

GIRI MENANG – Kecewa karena tuntutan tidak digubris, ratusan massa pendukung calon kades nomor urut tiga Desa Ombe Baru, H Mazni Hamid menyegel kantor desa setempat, kemarin (28/12). Aksi tersebut dilakukan warga sebagai bentuk protes. Karena tuntutan mereka agar kotak suara dibuka, belum juga terpenuhi sampai sekarang.

Muharis, salah seorang tim pemenangan calon nomor urut tiga yang ditemui dilokasi mengatakan, pihaknya menuntut panitia pikades membuka kotak suara di TPS 7 dan TPS 9. “Kita sudah lama sekali mengirim surat ke BPMPD, tapi tak ada respons,a�? sesalnya.

Tututan warga tetap seperti tuntutan awal. Kata Muharis, mereka berkeyakinan, di dua TPS tersebut (TPS 7 dan TPS 9) ada suara milik calon nomor urut tiga tidak disahkan oleh panitia. Begitu juga surat suara milik calon nomor urut tiga yang tidak ditandatangani oleh Ketua KPPS setempat. “Ketua KPPS juga mengakui kelalaiannya,a�? ungkap Muharis.

Ratusan massa mengancam, penyegelan akan tetap dilakukan sampai tuntutannya dipenuhi. Selain itu, jalur hukum juga tetap akan ditempuh.

Pejabat Kepala Desa Ombe Baru Lase berharap, pemerintah segera bertindak. Menyelesaikan apa yang menjadi tutuntan masyarakat agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut. “Ini bisa menggangu pelayanan publik di kantor Desa Ombe Baru,a�? imbuhnya.

Sementara Camat Kediri H Humaidi yang turun ke lokasi menyarankan agar masyarakat Desa Ombe Baru bisa menahan diri. A�Dia meminta agar penyegelan kantor itu segera dibuka sehingga pelayanan ke masyarakat tidak lumpuh. “Proses sedang berjalan, kami harap semua bisa menahan diri. Kita tunggu hasil akhir,a�? sarannya.

Aksi penyegelan itu pun melumpuhkan seluruh aktivitas pelayanan publik di kantor Desa Ombe Baru. Namun Humaidi mengatakan, pelayanan kepada masyarakat akan tetap berjalan. Namun untuk sementara dilakukan di luar kantor. “Di rumah sekdes atau juga di tempat-tempat lain yang memungkinkan,a�? A�tandasnya.

Pantuan dilokasi, ratusan massa pendukung calon nomor urut tiga turun ke lokasi sekitar pukul 10.00 Wita. Berbekal pengeras suara yang dipasang di kendaraan roda tiga. Ratusan warga dari berbagai kelompok umur merangsek masuk ke halaman kantor desa.

Aparat yang kalah jumlah di lokasi pun tidak bisa berbuat banyak. Akhirnya, Tidak butuh waktu lama, dengan menaruh batu besar dan memasang kayu di setiap pintu masuk, semua pelayanan di Kantor Desa Ombe Baru lumpuh.

Massa juga menyegel pintu gerbang utama kantor desa. Menggunakan rantai sepeda motor, kemudian menumpuk batu sisa pemasangan drainase di depan pintu gerbang. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka