Ketik disini

Selong

Bayi Laki-laki Dibuang di Pancor

Bagikan

SELONGA� -A� Sesosok bayi laki-laki ditemukan warga tergeletak di sebuah gang dekat SDN 3 Pancor, Lombok Timur (Lotim) kemarin (28/12) malam sekitar pukul 23.00. Bayi malang ini diperkirakan dibuang dengan sengaja oleh orang tua kandungnya. Karena kodisinya terbungkus rapi menggunakan kain merah di dalam sebuah kardus.

a�?Warga yang menemukan mengaku hendak belanja di toko terdekat. Mereka mendengar suara tangisan bayi kemudian menemukan bayi tergeletak di bawah tembok gang,a�? kata Kasubbag Humas Polres Lotim I Made Tista.

Kedua perempuan yang melihat bayi ini kemudian membawanya pulang ke rumah mereka dan melaporkan kejadian tersebut kepada kepala lingkungan. Oleh kepala lingkungan, kedua warga ini disarankan untuk melaporkan hal ini kepada polisi.

Setelah melapor ke Polres Lotim sambil membawa bayi ini, aparat dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak langsung membawa bayi tersebut ke UGD RSUD Selong. Karena kondisi bayi menderita demam. a�?Perutnya juga telihat kembung makanya kami bawa ke RSUD R Soedjono,a�? kata Tista.

Kedua perempuan yang menemukan bayi belum membuat laporan. Untuk itu rencananya Polres Lotim akan meminta mereka berdua hari ini untuk membuat laporan.

A�a�?Karena warga yang menemukan ini mengaku masih trauma. Karena dulu dia juga punya bayi sekitar satu tahun namun sudah meninggal dunia,a�? cetus Tista.

Pantauan Lombok Post, bayi laki-laki ini ini kemarin terbaring di ruang perawatan bayi yang dirawat di RSUD R Soedjono. Oleh petugas rumah sakit, bayi yang diperkirakan berusia dua minggu tersebut dijelaskan harus dirawat beberapa hari untuk memulihkan kondisinya. Perawatan bayi tersebut didampingi oleh petugas kepolisian dari Unit PPA Polres Lotim.

a�?Kami sudah koordinasikan dengan Dinas Sosial Lotim. Setelah kondisi bayi ini pulih, akan kami serahkan ke Dinas Sosial,a�? tutur Bripda Shintiya petugas Unit PPA Polres Lotim yang mendapingi.

a�?Jika tidak ada yang mengakuinya, kemungkinan bayi ini akan dibawa ke Dinas Sosial Provinsi NTB untuk mendapatkan perawatan di Mataram,a�? imbuhnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka