Ketik disini

Headline Selong

Calon Bupati Lotim Butuh 62.416 KTP

Bagikan

SELONG a�� Tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati Lombok Timur (lotim)A� Lotim 2018 akan dimulai tahun 2017 mendatang. Untuk itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim mulai mensosialisasikan sejumlah peraturan terbaru. DiantaranyaA� aturan bagi bakal calon kepala daerah atau Bupati Lotim yang ingin maju lewat jalur perseorangan (independen).

a�?Kalau periode tahun sebelumnya itu minimal KTP yang harus dikumpulkan sekitar 42.000. Kalau untuk Pilkada tahun 2018 nanti itu minimal 62.416 KTP,a�? kata Ketua KPU Lotim M Saleh dalam konferensi pers kemarin (29/12).

Angka 62.416 itu didapat dari aturan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu terakhir dikalikan 7,5 persen. Dimana, data DPT Pemilu terakhir yang berlangsung di Lotim yakni data DPT Pilpres 2014 lalu yang berjumlah 832.211 pemilih.

a�?Kalau tahun sebelumnya kan kita mengacu pada aturan 3 persen dikalikan jumlah penduduk lotim saat itu sekitar 1,1 juta lebih. Maka didapat hasil 42.000 itu,a�? jelas Saleh.

Dengan aturan terbaru ini, para tokoh yang ingin maju dalam Pilbup Lotim melalui jalur independen otomatis harus bekerja lebih keras lagi untuk mengumpulkan KTP warga. Sayangnya, saat ini banyak warga Lotim yang belum memiliki E-KTP. Karenya para bakal calon yang maju lewat jalur independen diperkenankan menggunakan surat keterangan sementara pengganti E-KTP yang dikeluarkan oleh Disdukcapil Lotim.

a�?Tidak boleh menggunakan surat rekomendasi dari camat, kades atau yang lainnya,a�? cetusnya.

Sedangkan untuk figur yang ingin maju lewat partai politik, dijelaskan minimal mendapatkan dukungan 20 persen dari kuota partai yang memiliki kursi di DPRD Lotim. Dengan demikian, figur tersebut minimal mendapat dukungan 10 kursi dari partai yang duduk di DPRD Lotim. a�?Berarti partai pengusung harus berkoalisi. Karena saat ini yang paling banyak memiliki kursi di DPRD Lotim adalah partai Demokrat dengan tujuh kursi. Itu masih belum cukup untuk mengusung calon sendirian,a�? bebernya.

Saat ini, sejumlah nama mulai mencuat menjadi calon Bupati Lotim dalam Pilkada 2018 mendatang. Baik yang melalui jalur independen maupun melalui partai politik. Diantaranya yakni Kepala Kemenag Lotim H Nasrudin yang mengaku siap maju melalui jalur perseorangan.

A�a�?Insya Allah positif lewat jalur independen,a�? tegasnya kepada Lombok Post beberapa waktu lalu.

Selain H Nasrudin, ada juga figur Wakil Bupati Lotim H Haerul Warisin yang mengaku mendapat restu dari Bupati Lotim Ali BD untuk melanjutkan kepemimpinannya. Kemudian ada figur mantan Wakil Bupati Lotim periode sebelumnya H Syamsul Luthfi. Anggota DPRD NTB dari PPP TGH Hazmi Hamzar dikabarkan juga siap pulang kampung. Terakhir yang banyak dijagokan warga adalah Kepala Dinas Kesehatan Lotim yang juga putra Ali BD drg Asrul. (ton/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka