Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Penjualan Perhiasan Meningkat

Bagikan

MATARAM – Omzet bisnis perhiasan meningkat di akhir tahun 2016. Permintaan terhadap perhiasan seperti emas, mutiara, perak, dan batu giok melonjak. Hal itu dibenarkan Yani pedagang perhiasan di Sekarbela, kemarin. Omzetnya naik hingga 30 persen dalam beberapa bulan terakhir.

a�?Biasanya dapat Rp 60 juta perbulan, sekarang bisa Rp 78 juta perbulan,a�? ungkap pengelola Toko Emas Mutiara Sakura yang terletak di komplek MCC Pagesangan Mataram kepada Lombok Post kemarin (29/12).

Dalam sehari rata-rata enam orang belanja ke toko tersebut. Tidak hanya itu, Yani juga menjual produknya via online. Baginya, penjualan via online justru lebih menguntungkan. Dia justru punya banyak pelanggan dari luar daerah bahkan luar negeri.

Menurut Yani, kualitas produk dengan harga yang terjangkau menarik minat konsumen. a�?Yang penting kualitas produknya tetap dijaga,a�? kata Yani.

Dikatakan, untuk perhiasan emas dibandrol seharga Rp 495 ribu pergram. Sedangkan mutiara air laut seharga Rp 50 ribu hingga Rp 500 ribu pergramnya. Dia juga menjual mutiara shell yangA� merupakan mutiara imitasi yang terbuat dari cangkang tiram. Untuk produk itu dijual seharga lima ribu hingga Rp 10 ribu perbutir.

Selain itu, pihaknya juga bekerja sama dengan agen perjalanan wisata untuk meningkatkan penjualannya. Termasuk mengikuti sejumlah bazar baik yang berlangsung di NTB maupun di luar daerah.

a�?Kadang ada instansi pemerintah yang pinjam barang saya untuk dijual di pameran,a�? ujarnya.

Dia berharap pada 2017 daya beli masyarakat NTB kian meningkat yang tentunya akan berpengaruh terhadap penjualannya. Yani berencana menambah outletnya untuk meningkatkan omzetnya di 2017. (tan/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka