Ketik disini

Dialog Ramadhan

Peristiwa Pulomas

Bagikan

Assalaamua��alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Alhamdulillah, segala puji hanya bagi Allah penguasa jagat raya ini atas semua nikmat dan karuniaNYa, terutama sekali nikmat iman dan islam. Selawat dan salam kepada Rasulullah saw, juga kepada keluarga dan sahabat-sahabat beliau.

Pembaca Rahimakumullah

Perampokan sadis di Polumas Residence Jakarta yang terjadi beberapa hari lalu menyebabkan korban yang sangat besar, 6 orang meninggal dunia, dan 5 orang selamat. Peristiwa tragis tersebut menunjukkan kepada kita bahwa keamanan dan keselamatan kita cukup terancam, dan membuat kita menjadi kurang tenang.

Peristiwa semacam ini bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, tidak hanya di kota besar, tetapi juga di desa-desa, bahkan di pelosok-pelosok. Para pelaku kejahatan saat ini semakin berani, dan semakin cerdik, karena para penjahat tersebut sehari-harinya selalu memikirkan cara atau teknis melakukan tindakan kejahatan, juga memperhitungkan waktu yang tepat untuk melakukan tindakan kejahatannya.

Sementara itu, pemilik rumah atau harta telah berupaya membuat sistem keamanan yang baik. Termasuk bagaimana menyimpan barang-barang berharga mereka pada tempat yang dianggap aman dari penjahat, sehingga para pemilik dapat tidur dengan nyenyak dan tidak khawatir ketika meninggalkan rumah. Namun, setelah ada kejadian pencurian atau perampokan, baru kita mengetahui dan menyadari apa yang dilakukan oleh para penjahat.

Berkaitan dengan itu, mari kita terus menerus meningkatkan kewaspadaan dengan selalu memastikan bahwa pintu, jendela, pintu pekarangan terkunci dengan baik, dan memastikan penyimpanan barang atau harta berada pada tempat yang aman.

Demikian pula tetap memastikan lampu penerang berfungsi dengan baik, juga sistem keamanan yang lainnya seperti alarm, cctv (jika ada) bisa berfungsi. Termasuk juga sistem keamanan yang sudah disepakati di lingkungan sekitar berjalan dengan baik pula. Jangan sampai sistem kamling itu berlaku hanya pada saat kejadian, namun harus tetap berjalan tanpa henti. Untuk itu, para Ketua RT, RW, Kadus, Kades harus tetap memantau jalannya siskamling tersebut dan terus berkoordinasi dengan pihak keamanan.

Pembaca Rahimakumullah

Perlu dicatat serta diingat kebiasaan saat terjadinya tindakan kejahatan dan tempat-tempat dimana sering terjadi tindakan kejahatan, sehingga kewaspadaan kita lebih ditingkatkan. Dengan tidak berjalan sendiri dan tidak membawa barang-barang berharga, lebih-lebih bagi para wanita.

Barang-barang berharga yang ada di dalam rumah sebaiknya disimpan pada tempat yang tidak dapat diduga-duga oleh para penjahat, atau pada tempat-tempat yang diyakini oleh para penjahat sebagai tempat barang berharga diisi dengan barang imitasi. Demikian pula dengan hewan ternak yang ada di desa-desa agar ditempatkan pada kandang dengan sistem keamanan yang baik.

Selain itu, perlu dilakukan pendataan para pelaku tindakan kejahatan: tempat tinggal, pekerjaan, maupun pendidikannya. Dengan pendataan tersebut, mungkin pemerintah dapat mencarikan jalan keluarnya, sehingga profesi mereka sebagai penjahat dapat dialihkan kepada pekerjaan yang positif. Sebagaimana dahulu pernah dilakukan oleh Bapak Mujitahid pada saat menjabat sebagai Bupati Lombok Barat.

Kiat seperti itu perlu dilakukan pemerintah melalui penyesuaian dengan kondisi-kondisi terkini yang sesuai dengan perkembangan masyarakat. Lebih-lebih bila kita ingin melihat keberhasilan daerah kita sebagai destinasi wisata halal terbaik dunia, dan impian kita untuk mewujudkan NTB sebagai bumi Alquran, pulau Seribu Masjid.

Pembaca Rahimakumullah

Banyak sekali pekerjaan rumah yang harus kita lakukan untuk mewujudkan negara dan daerah kita menjadi aman dan tentram. Salah satu potensi yang dapat diandalkan untuk mewujudkannya adalah keberadaan pondok pesantren, madrasah, masjid, musala sebagai basis pembinaan umat. Namun, untuk hal ini sering kali terbentur dengan dana, padahal kendala dana ini akan dapat teratasi dengan gerakan seribu rupiah setiap Jumat lewat kotak-kotak amal atau iuran wajib warga. Sayangnya, langkah-langkah sederhana dan mudah ini sangatlah sulit diwujudkan. Oleh sebab itu, kita memerlukan tokoh sentral untuk memulainya, baik dari kalangan pejabat, ulama, atau dari tokoh-tokoh masyarakat dan lain-lain.

Pembaca Rahimakumullah

Setelah sebulan penuh memperingati maulid Rasulullah saw, kita berharap dapat memberikan inspirasi kepada umat islam untuk menciptakan suasana yang aman dan nilai-nilai positif lainnya yang dapat melahirkan kebaikan. Amin. (r8)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka