Ketik disini

Giri Menang

Semua Bisa Jadi Jurnalis

Bagikan

GIRI MENANG – Untuk menjadi seorang wartawan memang tidak harus memiliki background jurnalistik. Perkembangan teknologi yang terjadi sekarang mampu menjadikan semua orang menjadi penulis.

Ditambah lagi, dengan kehadiran media sosial yang saat ini memudahkan masyarakat untuk menulis dan menyebarkan informasi. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut telah memuat unsur produk jurnalistik.

Akan tetapi belum menyentuh kaidah jurnalistik yang berimbang. Hal tersebut diungkapkan Ketua DPC Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Lobar, Rasinah Abdul Igit dalam workshop fotografi dan film di pusat Sanggar Belajar Gerung, kemarin (29/12).

Dalam sambutannya dihadapan peserta, Redaktur Radar Lombok (Lombok Post Grup) ini menjelaskan, informasi yang didapat melalui media sosial (postingan) selalu menarik. Karena unggul dalam kecepatan dibanding media cetak seperti koran ataupun televisi. Namun dibalik apa yang disajikan itu, kata dia belum bisa dikatakan karya jurnalistik.

Sebab masih kemungkinan menimbulkan perdebatan. a�?Inilah yang membedakan jurnalistik televisi dan media cetak, dan media sosial. Produk jurnalis di koran dan televisi sudah memenuhi pakem-pakem jurnalistik,a�? jelasnya.

Workshop tersebut dihadiri sekitar 50 peserta. Sebagai narasumber Ketua DPW IPJI NTB M Said, dan menghadirkan sutradara muda asal NTB M Nursandi.

Dalam sambutannya mewakili Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Asisten II Setda Lobar H Poniman mengatakan, kegiatan workshop semacam ini bisa menambah pengetahuan peserta, khusunya mahasiswa yang ingin lebih memperdalam ilmu jurnalistik. Karena itu, ia menyambut baik dan berharap digelar secara berkelanjutan. “Ini penting, bisa membedah ilmu fotografi dan film langsung dari ahlinya,a�? imbuh Poniman. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka