Ketik disini

Kriminal

2016 BNN NTB Sita 672,2 Gram Sabu

Bagikan

MATARAM – Badan Narkotika Nasional (BNN) NTB terus berupaya mencegah dan memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Sepanjang tahun 2016 mereka A�berhasil mengungkap 15 kasus dengan 20 tersangka. Selain itu, BNN menyita sabu seberat 672,29 gram dan ganja lebih dari 8 kg.

Kepala BNN NTB Brigjen Pol Sukisto mengatakan, jajarannya tidak akan pandang bulu dalam melakukan penindakan terhadap pelanggaran narkoba. Termasuk menindak oknum aparat hukum yang terbuktiA� terlibat.

a�?Aparat pun, kalau memang terbukti, pasti akan kita tindak,a�? tegas Sukisto, kemarin (30/12).

Ancaman serupa diberikan terhadap bandar dan pengedar di wilayah NTB. Sukisto menegaskan, tak akan segan menggunakan senjata untuk penegakan hukum. Untuk A�memerangi perusak generasi bangsa.

Terhadap peredaran gelap barang haram tersebut, BNN tetap berupaya untuk menghentikannya. Menurut jenderal bintang satu ini, salah satu cara menghentikan peredaran narkoba, dengan memberikan hukuman berat bagi pelakunya.

a�?Termasuk penetapan hukuman mati, itu sebagai efek jera,a�? ujar dia.

Selain itu, sepanjang tahun ini BNN telah melakukan tes urine terhadap 3660 orang. Hasilnya sebanyak 34 orang dinyatakan positif urinenya mengandung zat narkotika.

Sukisto menjelaskan, guna menekan penyalahguna narkoba, BNN menggencarkan rehabilitasi bagi korban penyalahguna narkotika. Merehabilitasi pecandu hingga pulih, merupakan langkah tepat untuk menekan peredaran narkotika.

a�?Kalau pecandu sembuh, tentu pengedar akan kesulitan menjual barangnya. Lama kelamaan mereka juga akan bangkrut,a�? bebernya.

Untuk tahun ini, lanjut Sukisto, BNN bersama lembaga rehabilitasi lain telah merehabilitasi 861 orang. Angka itu melebih target rehabilitasi BNN tahun ini, yaitu 645 orang.

a�?Untuk paskarehabilitasi, ada 125 orang yang ikut,a�? tandasnya. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka