Ketik disini

Pendidikan

Ingat, Jangan Luluskan Siswa Karena Gengsi

Bagikan

MATARAM – Ujian nasional (UN) tinggal menghitung bulan. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) berharap terjadi peningkatan nilai meski tidak menentukan kelulusan. a�?Meski UN tidak menjadi syarat kelulusan, tapi UN menentukan bisa atau tidak siswa masuk ke lembaga pendidikan favorit,a�? kata Kabid Dikdas Dikpora Kota Mataram H Zainal Arifin, kemarin (28/12).

Pada UN 2016 lalu, rata-rata hasil ujian nasional di Kota Mataram cukup mengembirakan. Hampir sebagian besar peraih nilai UN tertinggi pada jenjang SMA/SMK siswa dari Kota Mataram. Sementara untuk tingkat SMP rerata nilai siswa cukup baik. a�?Kalau tahun lalu kita meraih peringkat pertama nilai UN di NTB,a�? sebut dia.

Pada UN tahun depan lanjut dia, prestasi ini bisa dipertahankan, bahkan bisa lebih tinggi. A�Ia meminta sekolah A�bisa bersikap sportif. Jangan hanya karena alasan gengsi, meluluskan siswa yang seharusnya belum layak lulus.

Ia mengatakan, jika ujian sekolah nilainya tinggi sedangkan nilai ujian nasional buruk, tentu hal tersebut bisa menjadi suatu tanda tanya. Apalagi, saat ini banyak sekolah yang melaksanakan UN berbasis komputer. Artinya, potensi kecurangan semakin kecil. Mengingat, paket soal yang berbeda dan jeda soal sangat sedikit. Hasil ujian pun dianggap lebih transparan. a�?Kita sekarang sekolah melaksanakan UNBK bertambah,a�? sebut dia.

Ia menuturkan, sekolah sudah mulai mempersiapkan siswa dalam pelaksanaan UN. Seperti melaksanakan pengayaan dan tambahan jam belajar lainnya.

Terpisah Kepala SMPN 4 Mataram Jupni mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan diri dalam pelaksanaan UN. Biasanya siswa hanya belajar sampai pukul 13.00 Wita. Mulai pekan depan saat siswa mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas IX A�mendapat tambahan belajar. a�?Kita berharap nilai UN lebih tinggi dari tahun sebelumnya,a�? ucap dia. (jay)

–Ujian nasional (UN) tinggal menghitung bulan. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) berharap terjadi peningkatan nilai meski tidak menentukan kelulusan. a�?Meski UN tidak menjadi syarat kelulusan, tapi UN menentukan bisa atau tidak siswa masuk ke lembaga pendidikan favorit,a�? kata Kabid Dikdas Dikpora Kota Mataram H Zainal Arifin, kemarin (28/12).

Pada UN 2016 lalu, rata-rata hasil ujian nasional di Kota Mataram cukup mengembirakan. Hampir sebagian besar peraih nilai UN tertinggi pada jenjang SMA/SMK siswa dari Kota Mataram. Sementara untuk tingkat SMP rerata nilai siswa cukup baik. a�?Kalau tahun lalu kita meraih peringkat pertama nilai UN di NTB,a�? sebut dia.

Pada UN tahun depan lanjut dia, prestasi ini bisa dipertahankan, bahkan bisa lebih tinggi. A�Ia meminta sekolah A�bisa bersikap sportif. Jangan hanya karena alasan gengsi, meluluskan siswa yang seharusnya belum layak lulus.

Ia mengatakan, jika ujian sekolah nilainya tinggi sedangkan nilai ujian nasional buruk, tentu hal tersebut bisa menjadi suatu tanda tanya. Apalagi, saat ini banyak sekolah yang melaksanakan UN berbasis komputer. Artinya, potensi kecurangan semakin kecil. Mengingat, paket soal yang berbeda dan jeda soal sangat sedikit. Hasil ujian pun dianggap lebih transparan. a�?Kita sekarang sekolah melaksanakan UNBK bertambah,a�? sebut dia.

Ia menuturkan, sekolah sudah mulai mempersiapkan siswa dalam pelaksanaan UN. Seperti melaksanakan pengayaan dan tambahan jam belajar lainnya.

Terpisah Kepala SMPN 4 Mataram Jupni mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan diri dalam pelaksanaan UN. Biasanya siswa hanya belajar sampai pukul 13.00 Wita. Mulai pekan depan saat siswa mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa kelas IX A�mendapat tambahan belajar. a�?Kita berharap nilai UN lebih tinggi dari tahun sebelumnya,a�? ucap dia. (jay/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka