Ketik disini

Metropolis

Pelanggan Minta Perbaikan Pelayanan

Bagikan

MATARAM – Setelah sempat menolak, para pelanggan akhirnya menyetujui penyesuaian tarif PDAM. Hal ini disampaikan Sekretaris Forum Pelanggan PDAMA� Amrul Jihadi.

a�?Pelanggan telah setuju dengan beberapa catatan,a�? ujarnya, kemarin (30/12).

Ia menjelaskan, mengacu pada rencana penyesuaian tarif air minum PDAM sesuai Permendagri No 71 tahun 2016, pihaknya telah mengajukan kajian dan pembahasan dengan anggota forum.A� Akhirnya seluruh anggota forum telah setuju dengan penyesuai tarif tersebut.

Hanya saja, terdapat beberapa usulan yang harus menjadi pertimbangan pihak PDAM sebelum peyesuaian. Di antaranya, meningkatkan kualitasA� pelayanan pelanggan. Terutama menyangkut debit air pada jam-jam tertentu.

PDAM diminta untuk lebih memperhatikanA� kuantitas dan kualitas air.A� Sebab secara kuantitas, PDAM masih mengikuti irama hujan. Sebulan tidak hujan maka debit air cenderung mengecil. Sementara secara kualitas, pada musim hujan air cenderung keruh

a�?Ini perlu menjadi perhatian,a�? tegasnya.

PDAM Giri Menang berupaya lebih maksimal untuk menekan tingkat kehilangan air atau kebocoran. Sebab selama ini banyak terjadi kebocoran pipa, khususnya di Lombok Barat. Sebab itu, anggota forum meminta PDAM segera menangani keluhan ini.

a�? Sebab ini sangat merugikan masyarakat maupun pelanggan,a�? sambungnya

Terkait keluhan, pelanggan masih mengeluhkan lambatnya respon dari PDAM. Sebab itu, anggota forum meminta PDAM merespon cepat, santun, dan profesional seluruh keluhan pelanggan. Salah satunya juga dengan membuat layanan aduan cepat via online.

Amrul melanjutkan, penyesuaian tarif air minum PDAM Giri Menang ini perlu disosialisasikan terlebih dahulu. a�?PDAM harus melibatkan forum pelanggan,a�? pintanya.

Selain itu, anggota forum juga meminta retribusi sampah dan jasa lingkungan dihapuskan. Hal ini agar dampak penyesuaian tarif tidak terasa bagi pelanggan.

a�?PDAM juga harus mengusahakan subsidi kabupaten/ kota agar penyesuaian tarif tidak membebani pelanggan,a�? pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Direktur Utama PDAM Giri Menang L Ahmad Zaini mengatakan, kenaikan tarif berlangsung setiap tahunnya. Hal ini telah diatur oleh Permendagri no 71 tahun 2016. Kenaikannya sendiri diakui tidak terlalu besar. Bagi masyarakat berpenghasilan rendah hanya sekitarA� 2,3 persen dari seharusnya 4 persen UMR.

a�?Hanya dari Rp 20 ribu naik menjadi Rp 30 ribu. Sementara kenaikan berdasarkan permendagri sebesar Rp 70 ribu,a�? jelasnya.

Zaini menuturkan, hal ini bertujuan agar dana dari tarif pembayaran air bersih benar-benar mampu mempercepat cakupan air bersih sekaligus peningkatan pelayanan. Sementara penerapan penyesuaian tarif ini akan diberlakukan pada Februari 2017 mendatang.

Zaini menambahkan, dalam Permendagri Nomor 71 tahun 2016 juga tertulis, A�jika tarif itu belum menutupi seluruh biaya operasional, maka pemerintah daerah wajib menyiapkan anggaran dari APBD untuk menutup atau menggulangi kekurangan. (fer/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka