Ketik disini

Bima - Dompu

Pembagian Bantuan Tidak Merata

Bagikan

KOTA BIMA a�� Sejumlah korban banjir yang masih bertahan di lokasi pengungsian mengeluhkan tidak meratanya pembagian bantuan. Bantuan dari pemerintah maupun donatur hanya menumpuk di tempat tertentu. Tidak sedikit pula bantuan hanya menyasar kerabat para pejabat.

Hasnah, 38 tahun, warga Kelurahan Monggona yang mengungsi di Masjid An a�� Nur, Kelurahan Monggonao, Kota Bima mengatakan bantuan yang diserahkan melalui pemerintah kelurahan dan juga perangkat RT/RW pembagiannya dinilai tidak maksimal. Menurutnya yang diutamakan hanyalah keluarga dari perangkat kelurahan serta RT/RW. A�Sementara warga satu kelurahan tersebut merupakan korban dan membutuhkan bantuan yang sama.

a�?Kalau mau kasih bantuan tidak usah lewat ketua RT, RW maupun kelurahan. Datang bagi langsung saja ke masyarakat yang korban banjir,a�? ujar Hasnah pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin (30/12).

Sembilan hari setelah bencana banjir, Hasnah mengaku beberapa kali mendapat bantuan berupa nasi bungkus dan pakaian bekas. Tetapi ada beberapa warga lain di lingkungannya mendapatkan bantuan cukup banyak. Warga itu memiliki hubungan darah dengan pihak a�� pihak yang berwenang membagikan bantuan itu.

a�?Kami yang masyarakat biasa ini terima sisanya saja. Yang mereka utamakan keluarga mereka sendiri,a�? katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Aminah yang juga korban banjir. Aminah mengaku sempat mendapat bantuan, namun hanya satu kali. Sementara stok makanan yang ada di rumahnya sudah habis.

a�?Saya dapat bantuan baru satu kali. Sampai hari belum ada bantuan lagi yang saya terima,a�? ujarnya.

Plt Kabag Humas Setda Kota Bima Syahrial Nuryadin meminta masyarakat untuk bersabar. Bantuan untuk korban banjir tetap disalurkan.

a�?Bagi yang belum mendapat bantuan, silakan datangi posko bencana,a�? katanya. (yet/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka