Ketik disini

Metropolis

Tempat Gaul, Harga Mahasiswa

Bagikan

MATARAM – Vape mulai tenar di Kota Mataram. Alat hisap tersebut mendapat tempat di kalangan remaja di Mataram. Para pengusaha vape pun semakin menjamur dengan berbagai konsep yang menarik.

Salah satu yang paling unik adalah di Jalan Majapahit. Tempat yang diberi nama Vape Box tersebut sudah unik sejak pertama dilihat. Meskipun baru resmi dibuka malam ini, sudah banyak yang menikmati tempat yang digadang-gadang akan menjadi tempat nongkrong paling populer di Mataram ini. Bangunannya yang terbuat dari peti kemas memberi sensasi tersendiri bagi mereka yang berada di dalamnya.

“Memang konsepnya dibikin sederhana, tapi nyaman,” kata Mamik Dika, pemilik Vape Box.

Vape Box menggelar bakal menggelar grand opening Sabtu malam ini. Sejumlah acara disiapkan. Selain musik, tentunya, konsep barbeque yang akrab dengan perayaan tahun baru akan disiapkan. Bahkan puluhan pelanggan pertama akan diberikan doorprize menarik.

“Selanjutnya nanti kita juga akan menggelar kontes trik vape dengan hadiah yang menarik,” jelasnya.

Lokasi Vape Box terbilang sangat strategis. Di sekitar Vape Box, terdapat food court yang siap menyediakan makanan untuk anak gaul. Namun memang tempatnya tidak tepat di pinggir jalan. Ini memang disengaja untuk menghindari suara bising kendaraan. Tapi tidak mengurangi kesan metropolitan.A� Tidak hanya itu, liquid yang dijual di tempat tersebut juga memiliki kualitas internasional.

Namun Dika menegaskan, meskipun kualitas liquid sangat diutamakan, untuk harga ia menyesuaikan dengan kantong mahasiswa. Disadarinya, budaya nongkrong sambil ngopi sudah tertanam pada remaja Mataram.

“Daripada mereka nongkrong di tempat yang enggak-enggak,” pungkasnya.

Untuk saat ini, lanjut Dika, standar tempat tongkrongan tersebut disesuaikan dengan pasar Jakarta. Suasana dan kualitas bahan di Vape Box bahkan bisa dibilang setara dengan tempat tongkrongan di kota besar. Yang membedakan hanya harga yang lebih terjangkau.

“Kalau memang tidak cocok dengan suasana ibukota, akan kita sesuaikan lagi nanti. Intinya mengikuti pasar,” jelasnya. (van/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka