Ketik disini

Praya

Banyak Tanah Bersertifikat Ganda

Bagikan

PRAYA – Bagi warga yang ingin membeli tanah di wilayah selatan Lombok Tengah (Loteng), alangkah baiknya lebih teliti dan hati-hati. Karena, banyak tanah dari Teluk Awang sampai Torok Aik Belek, memiliki sertifikat ganda.

a�?Khususnya, di KEK Mandalika. Kasus semacam itu pun, menjadi rahasia umum,a�? kata Ketua Komisi I DPRD Loteng Samsul Qomar, kemarin (30/12).

Persoalan sertifikat ganda itu, menurut Qomar merupakan kesalahan BPN yang menerbitkan dokumen agraria. Menurutnya BPN menerbitkan sertifikat, tanpa melakukan kajian dan penelahaan lapangan. Seharusnya, mereka lebih selektif.

Sederetan sengketa lahan yang selama ini terjadi pun, kata Qomar menjadi bukti nyata bahwa, dokumen pertanahan yang dimiliki seseorang, bisa dimiliki oleh orang lain juga. Begitu seterusnya.

“Parahnya lagi, kok bisa mengurus sertifikat tanah saja sampai bertahun-tahun. Apa sih sulitnya mempercepat alur birokrasi,” kata politisi Demokrat itu.

Ia mengaku, selama ini warga datang silih berganti ke Komisi I, mengadukan pelayanan di BPN Praya. Ada yang kecewa karena dobel sertifikat, tanahnya atas nama orang lain dan penerbitan sertifikat tanah yang lama. “Ada apa ini,” sindirnya.

Jika melihat sumberdaya manusia dan perlengkapan lain di otoritas pertanahan, menurut Qomar tidak ada yang kurang. Untuk itulah, pihaknya meminta agar berbagai persoalan yang terjadi ditengah masyarakat itu, diselesaikan dengan cepat dan tepat sasaran Jika tidak, justru menjadi sengketa.

a�?Itu yang kita inginkan dari BPN, agar mempercepat pula penerbitan sertifikat aset tanah Pemkab,a�? sambung Kabag Aset Setda Loten H Muhamad.

Ia berharap, di tahun 2017, seluruh aset tanah Pemkab yang tersebesar di seluruh Loteng clear and clean. Khususnya, menyangkut dokumen pertanahannya.

a�?Kalau ada dobel sertifikat di KEK Mandalika Resort, itu murni kesalahan warga. Siapa suruh membeli lahan negara,a�? kata kepala humas program kemitraan dan bina lingkungan ITDC Adi Sujono, terpisah.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka