Ketik disini

Kriminal

Komplotan Rampok Beraksi di Labuhan Haji

Bagikan

MATARAM – Aksi perampokan A�terjadi di Kelurahan Suryawangi, Kecamatan Labuhan Haji, Lombok Timur (Lotim), Sabtu dini hari (31/12). Komplotan yang diperkirakan berjumlah 12 orang ini, berhasil menggasak harta milik M Ahyar Rosidi.

Menurut keterangan polisi, aksi ini terjadi sekitar pukul 01.00 Wita. Pelaku lebih dulu merusak gembok pintu gerbang, sebelum masuk ke dalam rumah. Selanjutnya, lima orang pelaku langsung naik ke atas rumah. Pelaku masuk ke dalam kamar korban.

A�a�?Ibu korban, yakni Hj Saitun, langsung naik ke atas karena mendengar teriakan korban,a�? kata Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti, kemarin (1/1).

Saat berada di lantai dua rumah, Hj Saitun sempat memberikan perlawanan terhadap pelaku. Namun karena kalah jumlah, ibu korban kalah. Dia bahkan menderita sejumlah luka di bagian kaki kanan, pinggang sebelah kiri akibat dianiaya kompolotan rampok.

Setelah itu, pelaku langsung menguras harta benda milik korban. Perhiasan emas berupa cincin seberat 2,4 gram dan giwang seberat 2 gram, diambil pelaku. Bukan itu saja, uang tunai Rp 750 ribu serta tas yang berisi STNK, ATM, Handphone dibawa kabur.

a�?Untuk yang STNK dan ATM sudah ditemukan petugas, tak jauh dari TKP,a�? kata Tri Budi.

Perwira dua mawar ini menjelaskan, selama beraksi pelaku menggunakan tutup kepala. Mereka juga tak segan melukai korban dengan senjata api, yang diperkirakan jenis air soft gun.

Senjata itu, lanjut Tri Budi, sempat ditembakkan pelaku ke arah Hj Saitun. Akibatnya, korban pingsan dan meninggalkan luka memar di pinggang sebelah kiri.

a�?Jumlahnya kurang lebih ada 12 orang pelaku,a�? ujarnya.

Korban penganiayaan komplotan rampok ini, tidak berhentiA� pada Hj Saitun seorang. Setelah kabur melalui Jalan Timbe Kedit, rombongan rampok ini sempat dihadang warga lainnya, yakni Abas.

Ketika itu, Abas yang belum tidur, mencoba untuk menghalangi aksi kabur para pelaku. Namun mendapat perlawanan dari komplotan itu. Dia dikeroyok menggunakan kayu dan batu.

a�?Korban kedua ini harus dilarikan ke RS Selong akibat dianiaya pelaku,a�? ujarnya.

Kata Tri Budi, kepolisian tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku. Korban dan saksi lainnya telah diminta keterangan untuk memudahkan penangkapan.

a�?Masih kita kejar, doakan saja bisa cepat tertangkap,a�? tandas dia. (dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka