Ketik disini

Kriminal

Malam Tahun Baru Rumah Sakit Kewalahan

Bagikan

MATARAMA�– Malam pergantian tahun, membuat rumah sakit di Mataram kebanjiran pasien kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Umumnya, korba laka lantas ini didominasi remaja-remaja tanggung yang berkendara dengan kondisi mabuk minuman keras.

Dari pantauan Lombok Post di RS Bhayangkara, Polda NTB kesibukan penanganan korban laka lantas bahkan dimulai sejak pukul 20.00 Wita, Sabtu (31/12). Semakin larut malam, pasien yang datang semakin banyak. Hingga pukul 03.00 Wita, kemarin (1/1), tercatat 13 korban laka lantas yang masuk ke RS Bhayangkara.

Kondisi tersebut, menurut dokter jaga IGD RS Bhayangkara Yunita Sari sedikit membuat petugas kewalahan. Apalagi keterbatasan sarana, membuat IGD RS Bhayangkara tak mampu menampung semua pasien laka lantas.

a�?Tadi ada empat orang yang kita rujuk ke RSUP NTB, karena berkaitan dengan lukanya yang parah, disini tidak ada dokter yang menangani untuk luka itu,a�? kata dia, dini hari A�kemarin.

Hal serupa terjadi di RS Kota Mataram. Pasien akibat laka lantas tahun baru tercatat sekitar 10 orang. Umumnya mereka menderita patah tulang dan sebagian luka di wajah serta badannya.

Sementara itu, Humas RS Bhayangkara AKP Wayan Redana mengatakan, rata-rata pasien laka lantas yang ditangani, masih berusia remaja. a�?Masih kecil-kecil, remaja lah, mungkin SMA atau SMP,a�? kata dia.

Penyebab laka lantas mereka, kata Redana, didahului dengan aksi ugal-ugalan di jalan raya. Mereka juga banyak yang melanggar peraturan lalu lintas, misalnya dengan tidak memakai helm. Bukan itu saja, banyak remaja itu dalam kondisi mabuk saat berkendara.

a�?Pas diperiksa kan bau tuaknya keras sekali dari mereka, jadi mereka memang mabuk, tapi nekat berkendara,a�? ujar dia.(dit/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka