Ketik disini

Giri Menang

Tahun Lalu Meningkat

Bagikan

GIRI MENANG – Sepanjang tahun 2016, kasus kriminal yang terjadi di wilayah hukum Lombok Barat (Lobar) meningkat. Data dari Satreskrim Polres Lobar, hingga tutup tahun 2016 terjadi sebanyak 462 kasus.

Namun dari jumlah tersebut, yang berhasil ditangani sekitar 72 persen. Baik untuk kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian sepeda motor (curanmor), korupsi, dan kasus kriminalitas lainnya.

Kasatreskrim Polres Lobar AKP Joko Tantomo yang dikonfirmasi belum lama ini mengatakan, meningkatnya kasus kriminalitas di Lobar disebabkan sejumlah faktor. Seperti ekonomi dan sumber daya manusia (SDM). Meski demikian, pihaknya ke depan akan lebih bekerja keras lagi untuk menekan angka kriminalitas tersebut.

a�?Dengan melakukan pendekatan kepada masyarakat dan terus menggelar patroli rutin,a�? ungkapnya.

Kendati demikian, Joko tetap mengapresiasi kesatuannya. Keberhasilan penanganan kasus di tahun 2016, diakui karena semangat kerja anggota kepolisian Polres Lobar, khususnya Satreskrim.

a�?Sinergitas anggota dibantu masyarakat,a�? katanya.

Sementara itu dari jumlah kasus kriminalitas tersebut, lima di antaranya merupakan kasus korupsi. Yakni dua kasus korupsi di SMPN 3 Gerung, satu kasus BSS sapi, satu kasus line skip, serta satu kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) dipenghujung tahun.

Namun dari lima kasus tersebut, kasus line skip dan OTT hingga kini penanganannya belum tuntas. a�?Masih penyidikan, berkasnya belum P21,a�? ujar Joko.

Jumlah kasus korupsi yang ditangani Satreskrim Polres Lobar tahun 2016 terbilang lebih banyak dari target awal dua kasus. Karena penanganan kasus korupsi, kinerja berbasis anggaran. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka