Ketik disini

Tanjung

Tak Ada yang Diputus Kontrak

Bagikan

TANJUNG – Tiga proyek fisik mendapatkan perpanjangan waktu pekerjaan hingga 50 hari ke depan. Hal ini karena ketiga proyek besar yang bersumber dari DAK atau APBN sudah mencapai di atas 70 persen. Meski mendapatkan perpanjangan kontrak, ketiga proyek pada akhir tahun 2016 hanya bisa dibayar sesuai realisasi terakhir.

Kepala Dinas PU, Perumahan, dan ESDM Lombok Utara Raden Nurjati mengungkapkan, setelah mengevaluasi ketiga proyek ini, ternyata realisasinya sudah mencapai di atas 70 persen. Sehingga pihak kontraktor bisa melanjutkan pekerjaannya 50 hari ke depan. a�?Ini sesuai peraturan yang ada,a�? ujarnya.

Namun Nurjati tidak menampik jika sebelumnya realisasi sangat jauh. Setelah digenjot, ternyata kontraktor berhasil mengejar kekurangannya. Hal ini juga didukung kondisi cuaca yang hampir seminggu tidak pernah hujan. Sehingga mereka juga memiliki kiat untuk mengejarnya. a�?Tidak ada yang diputus kontrak,a�? katanya.

Adapun ketiga proyek yang diperpanjang, yaitu perpipaan di Desa Salut Kecamatan Kayangan terealisasi 80 persen lebih, irigasi di Teres Genet terealisasi 70 persen lebih dan jalan Lokok Aur di Desa Loloan Kecamatan Bayan terealisasi 70 persen lebih.

Dari aspek gambar, 90 persen sudah selesai. Sedangkan volume lebih rendah makanya ketika dikombinasikan dari pasang dan capaian fisik 70 persen. Dengan waktu tambahan 50 hari, menurutnya ketiga proyek ini akan bisa cepat terselesaikan. a�?Semoga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,a�? tandasnya.

Sementara itu, realisasi anggaran tahun 2016, untuk fisik sudah mencapai 76,2 persen lebih dan keuangan 80 persen lebih. Lebih lanjut, Nurjati mengungkapkan, untuk mendapatkan pembayaran proyek pada 2016 harus sesuai realisasi terakhir. Sedangkan, sisa pekerjaan akan dibayar pada tahun anggaran 2017 pada APBD perubahan. Kemudian pihak kontraktor juga dikenakan denda dan pemeliharaan dengan tenggat waktunya enam bulan. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka