Ketik disini

Headline Praya

Balap Liar Ganggu Wisatawan

Bagikan

PRAYA – Sejumlah wisatawan di pantai Selong Belanak Desa Selong Belanak, Praya Barat Lombok Tengah (Loteng), mulai mengeluhkan semerawutnya penataan pantai. Itu terjadi, karena pengendara roda dua sesuka hatinya berkendara di tepi pantai. Bahkan sejumlah warga kerap melakukan aksi balap liar di bibir pantai.

a�?Itu terjadi sejak lama, petugas pantai sudah beberapa kali menegur. Tapi, tetap saja seperti itu,a�? kata Kepala Desa (Kades) Selong Belanak Lalu Yahya pada Lombok Post, kemarin (2/1).

A�Puncaknya, pada liburan tahun baru ini, jumlah pengendara membludak masuk ke pantai, mereka lalu lalang mengendarai kendaraan sesuka hatinya. Hal ini membuat wisatawan yang ingin menikmati ketenangan dan keindahan pesisir selatan tersebut terganggu.

Sebenarnya warga setempat telah menyiapkan areal parkir yang cukup luas. Sayang, para pengunjung masuk dari sejumlah jalur tikus menuju pantai. Jika dibiarkan seperti itu, Yahya khawatir kunjungan wisatawan ke desanya, mengalami penurunan. a�?Ini yang sedang kami carikan jalan keluar yang tetap,a�? katanya.

Salah satunya, kata Yahya akan menyiapkan tindakan tegas kepada siapa pun, yang memasuki kendaraannya ke area pantai. Apalagi, berbau balapan liar a�?Insya Allah, hari Selasa (hari ini) kami akan melaksanakan rapat untuk membahas persoalan itu,a�? katanya.

Rapat, bebernya akan dihadiri Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng, pemerintah kecamatan, Polsek Praya Barat dan Koramil setempat, aparatur pemerintah desa, pam pantai dan juru parkir.

a�?Saya minta, aparatur desa ikut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di pantai Selong Belanak,a�? kata Kepala Dinas Budpat HL Muhammad Putrie, terpisah.

Permintaan itu, tekannya sudah disampaikan secara lisan dan dalam waktu dekat, akan disampaikan secara tertulis. Langkah cepat, tepat dan tegas harus dilakukan, mengingat permasalahan itu sudah terlalu sering terjadi. a�?Bila perlu, kita bangunkan tembok atau pagar. Lalu, dilakukan penjagaan ketat dan tegas,a�? kata Putrie.

Jika masih ada saja yang nekat, kata Putrie maka satu-satunya jalan, aparatur pemerintah desa segera menyusun awik-awik desa, menyangkut aturan di pantai Selong Belanak. Bila perlu lagi, menggandeng unsur kepolisian dan TNI.

a�?Jangan sampai keindahan pantai kita di Selong Belanak dan sekitarnya tercoreng, gara-gara ulah segelintir orang,a�? kata salah satu tokoh masyarakat selatan Loteng tersebut.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka