Ketik disini

Giri Menang

Duh, Tak Capai Target

Bagikan

GIRI MENANG – Kinerja jajaran Pemkab Lombok Barat selama tahun 2016, kembali memberikan kesan kurang bagus. Ini menjadi catatan tersendiri bagi Bupati Lobar H Fauzan Khalid.

Berdasarkan data bagian pembangunan Setda Lobar, realsiasi serapan anggaran per tanggal 27 Desember 2016 baru mencapai 84,55 persen. Dengan deviasi -10,94 persen. Padahal, pada tanggal tersebut, target realisasi harusnya menembus angka 94,4 persen.

a�?Hingga akhir tahun (per tanggal 27 Desember) realisasinya masih tak capai target,a�? terang Kabag Pembangunan Setda Lobar Heri Ramadhan kepada wartawan.

Dikatakan, serapan anggaran SKPD berdasarkan SP2D dari dinas PPKD memang jauh dari target. Pihaknya sudah pesimis saat melihat data realisasi per tanggal 31 Oktober 2016, realisasi serapan anggaran baru mencapai 63,1 persen. Padahal target realisasi pada tanggal tersebut harusnya menembus angka 88,9 persen.

“Hasilnya, target akhir tahun yang seharusnya 95,49 persen baru tercapai 84,5 persen,a�? ungkap Heri.

Awalnya, saat rapat pimpinan yang dihadiri Bupati Lobar H Fauzan Khalid didampingi Sekda Lobar H Moch Taufiq, sejumlah pimpinan SKPD merasa optimistis serapan anggaran masih bisa menembus angka 90 persen lebih. Nyatanya, dari 32 SKPD plus 10 kecamatan, sebanyak 14 SKPD mendapatkan raport merah. Capaian anggaran dan fisik masih rendah. Sedangkan 17 SKPD lainnya berada pada zona hijau, dengan progres realisasi anggaran dan fisik diatas 95 persen.

SKPD tersebut antara lain, Bakesbangpol, Bapeluh, Kecamatan Lembar, Batulayar, Distamben, Bappeda, Sekretariat Dewan, Dinas Koperasi, Kecamatan Lingsar, Dishubkominfo, Kecamatan Kuripan, Kecamatan Labuapi, Satpol PP, Kecamatan Gunungsari, Dishut, dan Kecamatan Gerung.

Sementara 11 SKPD yang memperoleh raport kuning antara lain, BPMP2T, Kantor Ketahanan Pangan, BKD, PPKD, DKP, RSUD, Dukcapil, Kecamatan Narmada, Inspektorat, BLH, dan Kecamatan Sekotong.

Kegagalan ini jelas merugikan masyarakat Lobar. Karena banyak anggaran 2016 harus dikembalikan ke kas negara. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka