Ketik disini

Sumbawa

Mantan Cabup Soroti Proyek Fisik

Bagikan

SUMBAWA – Tahun anggaran 2016 telah berakhir. Namun sejumlah proyek fisik yang mestinya rampung akhir tahun, tidak selesai tepat waktu. Sesuai aturan pemerintah pelaksana proyek diberikan kelonggaran untuk menyelesaikannya hinga beberapa minggu ke depan dengan pemberlakuan denda. Di masa ‘kritis” inilah pengawasan terhadap pelaksanaannya harus lebih maksimal.

Ketua NasDem Sumbawa H Asaat Abdullah meminta DPRD Sumbawa turun lapangan melakukan monitoring dan ikut melakukan pengawasan. Karena ada indikasi sejumlah proyek fisik yang dikerjakan asal-asalan. Hanya mengejar bisa selesai sesuai batas waktu yang diberikan. Termasuk untuk menghindari denda yang diberikan pemerintah karena molornya pekerjaan.

Mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumbawa ini mencontohkan pengerjaan jalan Pelita-Mokong yang dinilai hasilnya dinilai tidak maksimal. Bahkan bila dibandingkan dengan pengerjaan jalan Brang Rea-Sempe Lenangguar secara kasat mata sangat jauh perbedaannya. Padahal jenis proyek maupun standar bahan yang digunakan sama sesuai dengan ketentuan yang ada.

” Ini harus diawasi. Jangan sampai di tempat lain juga seperti ini. Apalagi ini dalam masa kritis karena dalam masa perpanjangan waktu pengerjaan. Makanya sangat penting ada monitoring. Jangan hanya melihat hotmixnya saja, tapi harus juga kita melihat bahu jalan dan lainnya,” katanya.

Proyek fisik lainnya yang juga disorot adalah pengerjaan ruang rawat inap RSUD Sumbawa yang juga molor pengerjaannya. Dia berharap pengerjaan proyek tersebut tidak asal dikebut namun mengabaikan kualitas.

“Ini harus jadi perhatian kita bersama. Apalagi dengan adanya penetapan status tanggap darurat oleh pemerintah daerah melalui BPBD belum lama ini. Jangan sampai pelaksana proyek berlindung di balik status tersebut,” katanya.

Mantan calon bupati (Cabup) Sumbawa ini khawatir apabila pemerintah tidak serius menyikapi masalah ini akan berdampakA� pada proyek di tahun berikutnya. Terlebih sebagian proyek itu sumber anggarannya dari pusat karena hasil lobi. Apabila tidak maksimal, dikhawatirkan tidak ada lagi kepercayaan pusat di tahun berikutnya. (aen/r4)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys