Ketik disini

Tanjung

Pemenang Barat Punya Banyak Potensi Wisata

Bagikan

TANJUNG – Ternyata Desa Pemenang Barat tidak hanya memiliki tiga gili saja. Akan tetapi daerah ini memiliki banyak potensi lain. Seperti ekowisata, perdagangan, perkebunan, dan industri.

Untuk memaksimalkan potensi yang ada, pemerintah desa Pemenang Barat akan membentuk 10 kampung unggulan dari 23 dusun sesuai potensinya masing-masing.

a�?Ada 10 potensi yang bisa dimaksimalkan. Kami sudah petakan dan mulai membentuknya dua tahun lalu,a�? ujar Kepala Desa Pemenang Barat M. Sukri.

Saat ini ada 16 ribu jiwa lebih masyarakat yang tinggal di Desa Pemenang Barat. Dengan luas desa empat ribu hektare lebih, Pemenang Barat memiliki banyak potensi.

Misalnya, agro forestry, perkebunan dengan berbagai aneka buah-buahan, sawah dengan irigasi pendukung dan tanaman, peternakan unggas dengan ternak besar dan kecil.

Selain itu, ada juga industri kecil skala rumah tangga dan kerajinan tangan, budaya dan seni, potensi laut dengan berbagai jenis ikan, dan pasar tradisional.

a�?Dari dusun yang ada dengan potensinya kami petakan menjadi tiga zona yaitu barat, selatan dan kota. Masing-masing zona memiliki potensi yang berbeda-beda untuk dikonsentrasikan,a�? paparnya.

Untuk zona kota terdiri dari kampung pariwisata yang berada di Dusun Karang Pansor dan Mekar Sari, kampung kerajinan dan industri kecil di Dusun Karang Desa dan Karang Gelebeg, kampung perdagangan di Dusun Karang Subagan dan Karang Subagan Daya.

Selanjutnya, zona selatan terdiri dari kampung hijau di Dusun Bentek dan Kobra; kampung unggas dan lebah madu di Dusun Pengempus Sari dan Lembah Sari; kampung budaya dan seni di Dusun Menggala, Menggala Barat dan Menggala Timur; kampung pendidikan di Dusun Jeruk Manis; dan kampung ekowisata di Dusun Kerujuk dan Kerujuk Barat.

Sementara zona barat merupakan kampung perikanan dan KB di Dusun Teluk Kombal; kampung ternak dan perkebunan di Dusun Montong Bae, Kombol, Telaga Wareng, Karang Raden, Bale Dana dan Sumur Moal.

Untuk memaksimalkan potensinya, ada beberapa dusun yang mendapatkan dukungan. Seperti kampung hijau mendapatkan dukungan dari KPH untuk membuat pabrik pelet agar limbah-limbah kayu bisa menjadi pelet pembakaran tembakau. Kemudian, kampung unggas juga sudah mendapatkan bantuan dari provinsi berupa seribu ekor ternak ayam arab.

Selanjutnya kampung wisata di Kerujuk sudah menggaung. Bahkan pada 2017, Dusun Kerujuk mendapatkan kucuran dana cukup besar dari pemda untuk membenahi destinasi wisata. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka