Ketik disini

Bima - Dompu

Pemuda Dianiaya, Warga Blokir Jalan

Bagikan

BIMA a�� Arus lalu lintas di jalan raya lintas Talabiu a�� Tente, Minggu malam (1/1) sekitar pukul 18.30 Wita lumpuh total. Warga Desa Talabiu melakukan aksi blokir jalan. Aksi ini dipicu salah seorang pemuda Talabiu, Arif Munandar, 15 tahun, menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam. Arif mengalami luka robek di punggung sebelah kanan.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Tambora (Lombok Post Group), Minggu sore (1/1) sekitar pukul 17.30 Wita di depan makam pahlawan Desa Belo terjadi kasus pembacokan. Korban ArifA� Munandar, 15 tahun, siswa SMPN 3 Woha dan Muhammad Rangga, 17 tahun , siswa SMAN 1 Woha warga Desa Tente. Kedua korban mengalami luka robek dibagian punggung sebelah kanan (2/1).

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), sekitar pukul 18.30 Wita keluarga korban dan masyarakat Talabiu malakukan aksi blokir jalan. Mereka menuntut agar pelaku penganiyaan segera ditangkap. Aksi blokir jalan berlangsung selama dua jam.

Kapolres Bima AKBP Eka Fathur Rahman bersama Wakil Bupati Bima H Dahlan M Nor terlihat turun ke lokasi blokir jalan.A� Di lokasi tersebut, kapolres meminta masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi. Dia mengimbau masyarakat untuk sama a�� sama menjaga Kamtibmas di wilayah hukum Polres Bima Kabupaten.

Sekitar pukul 21.30 Wita,A� masyarakat membuka jalan dan arus lalu lintas pun normal. Dengan catatan, pihak kepolisian harus segera menangkap pelaku pembacokan itu.

Dikatakan kapolres, pelaku penganiayaan tersebut berhasil diamankan Minggu malam sekitar pukulA� 22.00 Wita. Pelaku pembacokan berinisial SS warga Desa Samili, Kecamatan Woha.

Ditegaskan Eka, SS saat ini diamankan di sel tahanan Mapolres Bima Kabupaten. SS akan dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

a�?Semalam pelakunya sudah kami amankan. Anggota mengamankan pelaku berdasarkan ciri a�� ciri yang disebutkan oleh korban,a�? pungkasnya.(yet/r4)

 

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys