Ketik disini

Praya

Setiap Pekan Dua Pengendara Tewas

Bagikan

PRAYA – Satlantas Polres Lombok Tengah (Loteng) merilis, jumlah Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di tahun 2016 lalu mengalami penurunan, dibandingkan tahun 2015. Hanya saja, korban meninggal dunia tidak bisa ditekan, karena rata-rata pengendara tidak menggunakan helm.

a�?Jumlah lakalantas di tahun 2016 sendiri sebanyak 184 kali. Sedangkan, tahun 2015 mencapai 215 kali,a�? kata Kasat Lantas Polres Loteng AKP Pratiwi Novinati, kemarin (2/1).

Dari 184 kali kecelakaan itu 110 warga kehilangan nyawa. Jika dikalkulasikan, rata-rata setiap pekanA� dua pengendara meninggal dunia di jalan raya. a�?Angka itu menurut saya cukup tinggi. Apakah, pengendara lain mau mengikuti jejak seperti itu,a�? sindirnya.

Menurut Pratiwi untuk menghindari lakalantas semacam itu, mudah. Cukup hanya menggunakan helm dan memeriksa kendaraan masing-masing, sebelum berkendara. Khususnya, rem dan lampu petunjuk arah kendaraan.

Selama ini, kata Pratiwi kecelakaan yang berakhir tewas, terjadi karena pengendara mengalami benturan keras dikepala, akibat tidak menggunakan helm.

A�a�?Kuncinya, mari kita tertib berlalu lintas. Karena, kecelakaan berawal dari pelanggaran lalu lintas,a�? ujar Pratiwi.

Untuk menekan lakalantas, pihaknya mengaku terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada para pengendara. Termasuk, memasang CCTV di beberapa titik rawan kecelakaan. Total CCTV yang terpasang di LotengA� saat ini, ada 29 titik. a�?Sekarang, kami lebih mudah memonitor setiap kejadian di lapangan,a�? katanya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys