wholesale nfl jerseys Untung Masih Ada Game Online

Ketik disini

Headline Metropolis

Untung Masih Ada Game Online

Bagikan

Teknologi Informasi melesat bak anak panah! Rasanya, baru kemarin warnet begitu populer. Kini ruko-ruko warnet seperti bangunan purba kala. Lantas seperti apa para pengusaha bertahan? Berikut laporannya.

***

BIBIR bocah itu terbuka. Menganga! Tangannya tak barang sekejap berhenti memainkan tikus elektronik. Bahasa populernya mouse.

Kakinya kanan ia naikan ke atas meja. Dengan posisi nakal itu, bocah bernama Jayadi itu sudah merasa menjadi USA army. Menenteng senjata organik dan sangkur! Belati khas para prajurit perang!

Aaaaa! Teriaknya melengking. Tangan kirinya memencet-mencet short key pada keyboard komputer. Sial baginya. Skor berubah 2-2. Padahal, ia sebenarnya sudah berusaha menambah poin kemenangan! a�?Lebih suka main game,a�? kata ia kemudian.

Tapi pandangannya tak menoleh sedikit pun. Ia masih fokus. Entah game apa itu. Namun serupa game Conter Strike. Jayadi tak sempat bercerita lagi. Ia terlalu fokus. Skor sekarang berubah 2-3. Bocah itu tertinggal poin. Dengan wajah dongkol, ia kembali meminta pertandingan ulang.

Sementara itu, Galuh, ibu rumah tangga pemilik warnet itu menuturkan jika lima unit warnet miliknya adalah warisan dari program PLIK. Ada yang masih ingat? Pusat Layanan Informasi Kecamatan. Bagaimana, sekarang ingat?

a�?Iya ini sebelumnya program internet kecamatan itu. Program jamannya pak SBY,a�? tutur Galih.

Pada sekitar tahun 2010 silam, tahu-tahu saja kakaknya, menawari lahan disamping toko miliknya dibuat menjadi pusat layanan internet kecamatan. Nama pria itu Abdul Kasap Nasution. Tempat itu dinilai strategis. Sebab saat itu, akses internet di Pejarakan saat itu masih nihil.

“Iya tidak seperti sekarang, orang hanya pakai smartphone sudah bisa sepuasnya main internet. Apalagi smartphone A�juga sudah canggih, bisa dipakai jadi modem,a�? tuturnya.

Sekitar empat tahun lamanya ia mengawasi penggunaan internet bagi masayarakat. Saat itu, dari mahasiswa sampai anak SD memanfaatkan betul layanan internet kecamatan. Tetapi kini, nyaris sudah sudah tidak laku lagi. a�?Ya sewaktu-waktu masih ada,a�? terangnya.

Namun entah karena apa, program ini tiba-tiba putus tanpa keterangan apa pun. Orang yang biasa ditelpon Galuh kalau ada persoalan layanan teknis internet, mengaku sudah pindah kerja.

a�?Tiba-tiba ada orang yang datang. Terus bilang fasilitas internet ini akan diserah terimakan pada kami. Alhamdulillah saya senang sekali,a�? tuturnya.

Alasan serah terima itu, kata Galuh karena layanan internet kecamatan yang diawasinya sukses. Maka sejak serah terima itu, semua fasilitas internet dari lima unit komputer dan perangkat modem speedy menjadi hak miliknya. Galuh, seperti dapat durian runtuh.

a�?Sejak itu juga saya namakan usaha saya ini Warnet Cahaya Mulia Abadi,a�? tuturnya.

Tidak mudah bagi Galuh dan suaminya Munawir Haris mempertahankan warnet warisan itu tetap bertahan. Pasalnya, secara ketat ia juga mengawasi agar para pengguna, tidak menggunakan untuk membuka situs yang tidak sehat. Seperti situs porno.

a�?Iya kita awasi betul. Jangan sampai ada yang buka gituan. Tetapi risikonya memang pengunjung sedikit,a�? terangnya.

Belum lagi tantangan akses internet yang sangat mudah saat ini. Praktis, nyaris saja usaha internet itu kehilangan pasar. Galuh mengaku sempat bingung. Mau diapakan unit internet kalau sudah tidak laku lagi. kalau dijual, ia khawatir nantinya itu menimbulkan masalah. a�?Anak-anak itu lalu menyarankan ada game online,a�? tuturnya.

Alhasil, sejak ke lima unit PC dengan stiker a�?milik PT WEBa�? itu, diinstal banyak game online, warnet Galuh kembali kebanjiran pengguna. Terutama anak-anak kecil. Tapi yah! Setidaknya itu lebih baik. Dari pada bocah-bocah itu membuka situs terlarang. a�?Tarif internetnya Rp 3 ribu perjam,a�? jawabnya.

Dengan tarif itu, warnetnya selalu banjir pengguna. Bahkan ia berencana untuk menambah lagi satu unit PC. Untuk mengakomodir beberapa gammer yang rela antre berjam-jam lamanya.

a�?Kalau dipaksakan datang ke sini hanya untuk buka situs internet, bisa sepi,a�? terangnya.

Karena itu, penginstalan game online hanya sebagai selingan saja, agar anak-anak tidak jenuh datang ke warnet. a�?Kita juga harapkan mereka sebenarnya buka-buka informasi. Supaya pengetahuannya bertambah. Seperti tujuan internet kecamatan ini dibuka dulu,a�? tutupnya. (LALU MOHAMMAD ZAENUDIN, Mataram/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka