Ketik disini

Kriminal

Gara-gara Sabu Gagal Rayakan Tahun Baru

Bagikan

MATARAM – Euforia pergantian tahun, kerap digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Seperti yang dilakukan ER (inisial, red). Ia ditangkap tim opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Mataram karena membawa narkoba jenis sabu.

Kasubbag Humas Polres Mataram AKP Arnawa mengatakan, sekitar pukul 16.00 Wita, polisi mendapat laporan dari masyarakat bahwa terduga pelaku tengah membawa narkotika jenis sabu. Rencananya, pelaku akan merayakan malam tahun baru bersama istri dan melintas di Jalan Chairil Anwar, Cakranegara, Mataram.

Informasi itu langsung ditindaklanjuti polisi. Kasatresnarkoba Polres Mataram langsung menginstruksikan KBO Satresnarkoba Ipda I Ketut Kerta Taniyasa untuk melakukan penangkapan.

Taniyasa bersama anggotanya lantas melakukan penyelidikan lapangan. Hingga sekitar pukul 17.00 petugas melihat laki-laki yang mirip dengan ciri dari ER.

“Waktu itu pelaku tengah melintas dengan mengendarai mobil bersama dua orang lainnya,” kata Arnawa.

Selanjutnya, tim opsnal langsung menghentikan kendaraan terduga pelaku tepat di samping MGM Plaza. Saat mobil yang dikendarai ER digeledah, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika.

“Badannya juga sempat kita geledah, tapi tidak ditemukan juga,” ujar dia.

Meski tidak mendapatkan barang bukti dari penggeledahan badan dan mobil, petugas tak menyerah. Petugas melihat sebuah tas berwarna hitam milik istri ER dan langsung menggeledahnya.

Rupanya, ER menyimpan sabu yang ditempatkan di dalam pipa kaca bening. Sabu itu ditemukan petugas di dompet warna coklat yang ada di dalam tas. Selain itu, petugas juga menemukan satu timbangan elektrik, satu klip plastik benang, dan satu bong sabu.

“Tas milik istrinya, tapi sabu yang ditemukan itu diakui ER sebagai miliknya,” kata Arnawa.

Lebih lanjut, sabu yang ditemukan petugas merupakan sisa pakai. Sehari sebelum penagkapan, ER mengaku telah mengkonsumsi sabu di dalam pipa kaca bening tersebut.

Atas perbuatannya, ER dijerat Pasal 112 Ayat 1 dan Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. “Barang bukti dan pelaku kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” tandasnya. (dit/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka