Ketik disini

Giri Menang

Kadis Winengan Kecewa Berat

Bagikan

GIRI MENANG – Permasalahan sampah yang terjadi di perbatasan Kota Mataram dan Lombok Barat baru-baru ini sampai ke telinga Kepala Dinas Tata Kota, Pertamanan dan Kebersihan Lobar HL Winengan.

Mendengar kritikan Lurah Rembiga Sunardi yang mengatakan seharusnya Pemkab Lobar mencontoh Kota Mataram dalam penanganan sampah, disayangkan oleh pejabat berkepala plontos ini. Menurutnya, permasalahan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Ia menggangap persoalan pembuangan sampah diperbatasan hanya miskomunikasi.

“Lurahnya (Lurah Rembiga) tidak pernah belajar itu,a�? kata Winengan yang ditemui di sela-sela mutasi jabatan, kemarin (3/1).

Pria yang kini menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman itu mengatakan, persoalan sampah diperbatasan tidak seharusnya dipermasalahkan. Namun harus berkoordinasi dengan baik, sehingga permasalahan tersebut ditemukan solusi yang tepat.

Kata Winengan, jangan sampai persamalahan sepele seperti itu membuat Pemkab Lobar menyetop kembali pembuangan sampah Kota Mataram ke TPA Kebon Kongok. “Kita komunikasikan bagus-bagus. Jangan sampai kita saling hina,a�? sesalnya.

Winengan bahkan mengatakan, sikap Lurah Rembiga Sunardi yang menyuruh salah seorang warga Lobar untuk memungut dan membawa kembali sampah yang dibuang tersebut, sangat tidak elok. “Ini hanya miskomunikasi. Sudah biasa, masyarakat di perbatasan seperti itu. Warga Kota Mataram juga sering membuang sampah di wilayah Lobar. Toh juga kita tidak permasalahkan,a�? ucapnya.

Apakah persoalan ini karena tidak ada tempat pembuangan sementara (TPS) yang disediakan Pemkab Lobar di wilayah perbatasan? “Saya pikir bukan karena itu. Ini hanya miskomunikasi saja,a�? kilahnya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka