Ketik disini

Politika

Madrasah Kurang Diperhatikan

Bagikan

MATARAMA�– Keberadaan madrasah masih dipandang sebelah mata oleh pemerintah. Padahal madrasah merupakan salah satu lembaga pendidikan formal yang memiliki peran dalam upaya meningkatkan kualitas SDM. a�?Madrasah di bawah Kementerian Agama tidak ada diberikan apa-apa,a�? ungkap Anggota Komisi V DPRD NTB TGH Hazmi Hamzar, kemarin (3/1).

Dikatakan, secara kualitas madrasah tidak kalah dengan sekolah umum. Karena kurikulum yang diberikan sama dengan sekolah umum. Lebih penting lagi, ada nilai plus pada madrasah yang tidak dimiliki sekolah umum. Selain pengetahuan umum, siswa diberikan porsi pendidikan akhlak agama lebih banyak. Sehingga lulusan madrasah selain menguasai ilmu pengetahuan, juga memiliki kualitas keimanan dan ketakwaan yang baik pula.

Politisi PPP ini melihat sangat banyak madrasah yang tidak terurus oleh Kemenag. a�?Kalau madrasah tupoksinya ada di Kemenag, harus diurus dong,a�? tegasnya.

Menurutnya, madrasah hingga saat ini masih kesulitan memperoleh pengajuan dana bantuan. Meski ada Bantuan Operasional Madrasah (BOM), bantuan ini masih kurang. Selain itu, sangat sulit dan lama dalam proses pencairannya. a�?Akhir tahun kadang keluar, pokoknya lama, kasihan pengajar-pengajar ini,a�? ujar Hazmi.

Hazmi berpendapat, jika madrasah adalah bagian dari pendidikan sebaiknya ada pemindahan tupoksi. Seperti dari Kemenag kepada Kemendiknas. Agar jelas ke mana tujuan madrasah mengajukan pendanaan.

Dikatakan, jika tidak ada perhatian lebih, tidak menutup kemungkinan madrasah akan beralih menjadi sekolah umum. Bahkan, dalam ajaran baru nanti, bisa tidak menerima siswa baru. a�?Kalau saya, bisa tidak buka penerimaan siswa baru di madrasah,a�? tandas pemilik Madrasah Marakit Taklimat ini. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka