Ketik disini

Metropolis

Pemerintah Targetkan 32 Ribu Ton!

Bagikan

MATARAM – Revisi Perda RTRW ternyata tidak mempengaruhi target hasil pertanian 2017 Kota Mataram. Pemerintah menargetkan di tahun 2017 bisa memproduksi padi mencapai 32 ribu ton. Naik sekitar dua ribu ton, dari tahun sebelumnya yakni 30 ribu ton.

Target ini langsung disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Mataram H Mutawalli, selasa (3/1) kemarin. Ia mengakui revisi Perda RTRW memang sangat berdampak pada luas lahan pertanian yang berpotensi menyempit. Akibat terbitnya aturan yang membolehkan beberapa kawasan dialih fungsikan.

“Tetapi kami akan coba siasati dengan meningkatkan produktivitas pertaniannya,a�? kata Mutawalli.

Peningkatan hasil pertanian, akan coba dilakukan dengan menambah alat pertanian. Diantaranya traktor untuk menggarap lahan. Sementara proses panen menggunakan combine harvester.

a�?Kita ada punya lima unit combine ditambah tiga traktor,a�? terangnya.

Di tahun 2017 ini, penambahan alat pertanian itu yang akan dijadikan salah satu proyeksi. Disamping perbaikan irigasi pertanian, memastikan ketersediaan pupuk bagi petani dan adanya pembaruan teknologi pertanian.

Selain itu ada juga peningkatan sarana dan prasarana pertanian, seperti jalan dan alat-alat yang dibutuhkan petani. Sehingga masyarakat bisa mendapatkan hasil pertanian yang meningkat.

a�?Di tahun sebelumnya target perhektare (ha) yakni 5,9 ton. Tahun ini naik menjadi 6,5 ton,a�? terangnya.

Mutawalli mengakui perda RTRW yang baru, memang sudah bisa dipastikan, akan banyak lahan yang dialih fungsikan untuk mendirikan berbagai bangunan. Praktis, jumlah riil lahan kota yang saat ini tercatat 1973 ha, akan mengalami penyusutan yang cukup berarti.

a�?Tapi kita sudah kasih opsi, paling rendah lahan pertanian harus tersisa 1800 hektare. Kalau memang terpaksa karena laju alih fungsi lahan tinggi, meski tidak normal ya, diupayakan agar bisa serendah-rendahnya tersisa 1500 ha,a�? ungkapnya.

Namun jika laju memang tidak terkendali, Mutawalli memberi batasan minimal. Yakni 1000 ha. Pilihan ini sudah tergolong kondisi apes daerah pertanian kota. Jika ingin daerah ini paling tidak bisa memenuhi kebutuhan berasnya. Meski swasembada beras untuk daerah kota sendiri, sudah tidak mungkin. (zad/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys