Ketik disini

Tanjung

Pemuda KLU Deklarasi Antikomunisme

Bagikan

TANJUNG – Benih-benih paham komunisme dikhawatirkan akan tumbuh kembali di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Untuk itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mendeklarasikan pemuda antikomunisme, kemarin (3/1). Deklarasi ini dilakukan pada momen peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-71 Kementerian Agama yang dipusatkan di Lapangan Umum Gondang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kapolres KLU AKBP Rifai, Danramil Gangga Kapten Yuni Priharyono,A� Sekda Lombok Utara H. Suardi, kepala SKPD lingkup Kabupaten Lombok Utara, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Lombok Utara, para Dewan Guru MI/MTs/MA lingkup Kemenag Lombok Utara, dan Pramuka. a�?Momen ini tepat karena dalam kesempatan ini juga hadir pemuda-pemuda Lombok Utara yang tergabung dalam Pramuka,a�? ujar Najmul.

Dijelaskan, deklarasi ini dilakukan karena beberapa hari terakhir sempat muncul pupuk berlogo palu arit di Lombok Tengah. Untuk itu, dirinya meminta masyarakat khususnya generasi muda agar selalu waspada.

Menurut Najmul, komunis merupakan ideologi yang antiagama dan provokatif. Ini terbukti dengan menjadikan pertentangan kelas masyarakat sebagai bagian propagandanya. Ideologi ini memiliki peran menghancurkan keharmonisan rumah tangga. Jadi hal yang wajar jika banyak masyarakat antikomunisme. a�?Semoga pemuda Lombok Utara sejak deklarasi ini terbebas dari paham komunisme dan bisa mempertahankan ideologi sesuai konstitusi,a�? harapnya.

Lebih lanjut, Najmul mengatakan, orang pasti ingat tentang pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) beberapa tahun lalu. Meskipun sejarah sudah berbicara tentang wajah kelam komunis dengan partainya, masih saja ada pihak saat ini yang berusaha menutupi dan menafikkan bukti. Padahal gerakan kaum komunis di Indonesia, tidak dapat dianggap enteng. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka