Ketik disini

Giri Menang

Penuh Ketegangan, Bupati Fauzan Tak Pernah Lemparkan Senyum

Bagikan

Mutasi besar-besaran yang digelar Pemkab Lombok Barat kemarin menyisakan banyak cerita. Seperti ekspresi dan sikap para pejabat usai mendengarkan hasil mutasi.

***

SEDARI A�masuk Aula Utama Kantor Bupati, raut wajah Bupati Lobar H Fauzan Khalid terlihat beda. Jika biasanya, ia selalu melemparkan senyum manisnya. Lain ceritanya saat mutasi besar-besaran pejabat eselon II dan III kemarin (3/1).

Sepanjang acara mutasi, senyum manis sang bupati nyaris tidak terlihat. Ia terlihat begitu kaku. Tegang!

Bupati yang datang bersama Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun terlihat serius. Sementara deretan kursi pejabat yang bakal dilantik, semuanya terisi. Bahkan tak sedikit pejabat sampai berdiri di belakang.

Selepas menyanyikan lagu Indonesia Raya, protokol mulai membacakan nama-nama pejabat yang bakal dilantik. Ketegangan pun belum juga cair. Seisi ruangan masih bertanya-tanya. Apakah masih mengemban jabatan lama atau akan dioper ke tugas baru.

Terlihat raut wajah Kepala Bappeda Lobar Baehaqi yang begitu serius mendengar satu persatu nama yang disebutkan oleh protokol. Pun demikian Kepala PPKD Lobar Hj Lale Prayatni begitu tegang sampai mendengar namanya dipanggil.

Setelah 208 nama pejabat telah dibaca oleh protokol, suasana kikuk di ruangan pelantikan tersebut perlahan-lahan mulai mencair. Bupati Fauzan pun mulai terlihat berdialog dengan Ketua DPRD Lobar Hj Sumiatun yang berada disampingnya.

Ketegangan semakin mencair begitu bupati bersama Ketua DPRD diminta menyalami pejabat satu persatu. Usai menyalami pejabat, bupati pun langsung meninggalkan ruangan.

Saat diwawancara di ruangannya, Bupati memastikan hasil mutasi dan rotasi tersebut sesuai hasil assessment.

“Boleh saya perlihatkan nanti hasil assessment. Intinya tim assessment memutuskan mana pejabat yang dipertahankan dan tidak,a�? imbuhnya. (M Zainuddin, Giri Menang/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka