Ketik disini

Headline Politika

Willgo: Tolong Jangan Adu Domba

Bagikan

MATARAMA�– Kabar Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh bakal memimpin Partai Gerindra NTB kian kencang. Rumor kembali beredar di kalangan parlemen Udayana. Kabarnya Surat Keputusan (SK) dari DPP Partai Gerindra kepada H Ahyar Abduh sudah ada. Tinggal menunggu waktu pelantikan ketua baru.

Meski sudah coba dikejar oleh Lombok Post, bukti fisik SK tersebut belum didapat. Tapi melihat suara-suara politisi Udayana soal posisi Ahyar yang satu suara, bisa jadi kabar Ahyar pimpin Gerindra NTB bukan isapan jempol.

Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD NTB H Hamja membantah keras rumor tersebut. Menurutnya, Gerindra sebagai partai besar sangat wajar menjadi incaran semua pihak.

a�?Tidak benar itu, kita ini partai besar makanya jadi incaran,a�? tegasnya, kemarin (3/1).

Ia kembali menegaskan, tidak ada alasan partai untuk mengganti ketua H Willgo Zainar. Selama ini di bawah pimpinan Willgo, Gerindra di NTB baik-baik saja. Bahkan, mampu memenangkan Prabowo Subianto bersama Hatta Rajasa pada Pilpres 2014 lalu.

Terpisah, Ketua DPD Partai Gerindra NTB H Willgo Zainar meminta desas desus seperti itu untuk tidak dikembangkan lebih lanjut. Karena dinilai dapat menimbulkan kegaduhan politik yang kurang baik. a�?Sampai saat ini saya masih diamanahkan sebagai ketua DPD,a�? jelas Willgo.

a�?Begitu juga dengan Pak Pathul Bahri sebagai Wabup Loteng sekaligus Ketua OKK, Pak Sarifudin sebagai Wabup KLU sekaligus Sekretaris, dan Pak Mori Hanafi sebagai Wakil Pimpinan DPRD NTB sekaligus Wakil Ketua DPD Partai Gerindra NTB,a�? tambahnya.

Menyinggung sudah adanya SK penggantian itu, Willgo kembali tegaskan hingga saat ini SK masih ada di Badan Kesbangpoldagri NTB dan KPU NTB. Bahkan Willgo minta untuk pertanyakan SK ke kedua pihak tersebut. a�?Tanyakan ada perubahan atau tidak, kalau tidak ada, tolong jangan dibahas lagi dan adu domba partai dengan pihak tertentu,a�? terang Willgo.

Willgo berharap dan meminta pada semua pihak untuk bersama-sama menciptakan kesejukan. Selain itu menjaga kondusivitas daerah dengan arif dan produktif dalam membangun NTB bersama-sama. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka