Ketik disini

Metropolis

786 Ribu Warga NTB Masih Miskin

Bagikan

MATARAM – Pemprov NTB boleh merasa lega karena terjadi penurunan angka kemiskinan sebesar 0,46 persen atau sekitar 17 ribu orang di tahun 2016. Tapi jumlah penduduk miskin masih cukup banyak yakni sekitar 786 ribu orang atau 16,02 persen.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) NTB, jumlah penduduk miskin NTB pada September 2016 sekitar 786,58 ribu orang. Berkurang sekitar 17 ribu orang dibandingkan penduduk miskin pada Maret 2016 sekitar 804 ribu orang atau 16,48 persen.

Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi mengatakan, penurunan ini merupakan buah dari kerja sama dan kerja keras semua pelaksana pembangunan di Bumi Gora. Sehingga persentase penurunan kemiskinan mencapai 0,46 persen. Jika dilihat dari progres persentase, penurunan ini merupakan yang terbaik ketiga di Indonesia. Meski demikian, ia tetap mengakui bahwa jumlah penduduk miskin masih tinggi.

Baginya inilah pertama kalinya angka kemiskinan turun dari angka 800 ribuan menjadi 700 ribuan. Maka tugas pemerintah ke depan adalah terus menerus melakukan upaya pengentasan kemiskinan.

a�?Seluruh birokrasi dan SKPD harus memberikan contoh dalam melaksanakan program dengan sebaik-baiknya,a�? kata TGB, Selasa (3/1) lalu.

Dalam data BPS NTB itu, selama periode Maret hingga September 2016, penduduk miskin di daerah perkotaan berkurang sekitar 6 ribu orang. Dari sekitar 385 ribu orang menjadi sekitar 378 ribu orang. Atau turun dari 18,20 persen menjadi 17,55 persen pada September 2016. Begitu pula di daerah perdesaan, penduduk miskin berkurang sekitar 11 ribu orang. Dari sekitar 419 ribu orang pada Maret menjadi sekitar 407 ribu orang pada September 2016. Atau turun dari 15,17 persen menjadi 14,82 persen.

Pada September 2016 sumbangan garis kemiskinan makanan (GKM) terhadap garis kemiskinan sebesar 72,81 persen untuk perkotaan dan 75,89 persen untuk perdesaan.

Komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan perkotaan adalah beras, rokok kretek filter dan daging sapi. Untuk perdesaan adalah beras dan rokok kretek filter. Sementara, komoditi bukan makanan yg berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di perkotaan maupun perdesaan adalah perumahan, pendidikan dan bensin. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys