Ketik disini

Headline Sumbawa

Citra Buruk Dikpora Harus Dikembalikan

Bagikan

TALIWANG a�� Pejabat Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) yang baru dilantik Selasa (3/1) memiliki tugas berat. Selama setahun ke depan, para pejabat harus mampu mengembalikan citra yang sudah terlanjur buruk. Dikpora menjadi sorotan karena instansi ini kerap kali ditemukan banyak masalah.

a�?a��Image negatif yang sudah terlanjur pada dinas ini harus diperbaiki. Kami berikan waktu setahun kepada para pejabat yang baru dilantik,a��a�� tegas Wakil Bupati Sumbawa Barat Fud Syaifuddin saat melakukan kunjungan ke kantor Dikpora KSB, kemarin.

Seluruh pejabat instansi yang menanggani sektor pendidikan ini dikumpulkan wabup. Mulai dari sekretaris dinas (Sekdis), kepala bidang hingga kepala seksi (Kasi). Untuk mengembalikan citra instansi ini harus ditunjukkan dengan kinerja yang baik pula. Apalagi saat ini, hampir seluruh pejabat Dikpora adalah orang-orang baru dan memiliki semangat yang tinggi.

a�?a��Kabidnya rata-rata baru dan masih energik. Dibawah kepemimpinan sekdis yang baru saya harap instansi ini bisa memberikan kinerja yang baik,a��a�� ujarnya.

Selain perbaikan internal, orang nomor dua bumi penghasil tembaga dan emas ini meminta Dikpora untuk melakukan pengawasan secara menyeluruh terhadap guru dan sektor pendidikan lainnya. Wabup menegaskan, masalah yang paling banyak terjadi saat ini rata-rata berada pada guru. Baik itu dari perilaku kesehariannya maupun citra buruk tenaga pendidik yang kerap kali dilaporkan selingkuh.

a�?a��Saya minta ini menjadi catatan penting. Bagaimana mau menghasilkan siswa yang baik kalau gurunya saja tidak bisa berubah sikap dan kebiasaan buruk seperti itu,a��a�� katanya.

Pejabat yang ada saat ini akan diberikan waktu empat bulan pertama. Mereka diminta bekerja ekstra keras agar semua persoalan yang terjadi di SKPD ini bisa segera dituntaskan. Kesempatan ini juga dimanfaatkan oleh wabup untuk mengingatkan seluruh jajaran Dikpora tentang pengembalian kerugian negara.

a�?a��Kalau masih ada pejabat yang harus mengembalikan kerugian daerah, saya minta segera dilunasi. Karena pekan depan saya sendiri yang akan membawa masalah ini ke kejaksaan,a��a�� ancamnya.

Selama berada di kantor Dikpora, wabup juga menyampaikan sejumlah penting lain. Termasuk program kerja yang sudah disiapkan SKPD ini selama tahun 2017 mendatang. Peningkatan kapasitas aparatur terutama guru dan tertib administrasi menjadi catatan penting.

a�?a��Semua kepala bidang harus bisa menyelesaikan tugasnya masing-masing. Jangan sampai ada kabid yang malah mencampuri pekerjaan bidang lain. Ini tidak boleh karena kami akan terus melakukan evaluasi,a��a�� katanya.

Dikpora , kata wabup, menjadi salah satu instansi yang akan mendapat pengawasan cukup ketat. Hal ini dilakukan agar kedepan semua persoalan yang pernah terjadi di instansi itu tidak terulang kembali.

a�?a��Dikpora ini menjadi instansi yang paling banyak disorot,a��a�� katanya.

Wabup juga meminta agar Dikpora tegas terkait banyaknya oknum-oknum kepala sekolah dan guru yang sering melakukan intervensi terhadap instansi tersebut. Apalagi, intervensi itu mencatut nama bupati maupun wakil bupati. a�?

a�?Bapak dan ibu di sini harus tegas. Kalau ada oknum kepsek dan guru yang melakukan intervensi terutama masalah proyek harus ditindak tegas. Jangan berikan kesempatan mereka bermain terlalu jauh,a��a�� paparnya.

Sekdis Dikpora KSB Tajuddin berjanji akan melaksanakan apa yang disampaikan wabup. Diakuinya, untuk mengembalikan citra yang terlanjut negatif itu perlu kerja sama semua pihak. a�?a��Apa yang harapkan kepada kami, akan kami laksanakan secara maksimal. Baik itu soal pengawasan internal maupun eksternal. Terutama guru dan sekolah,a��a�� janjinya. (far/r4)

Komentar

Komentar