Ketik disini

Tanjung

Medana Punya Wisata Bahari dan Alam

Bagikan

TANJUNG – Lombok Utara memiliki banyak pantai yang berpotensi dijadikan objek pariwisata. Seperti di Desa Medana, Kecamatan Tanjung. Untuk itu, tahun ini, pemerintah desa berencana memaksimalkan potensi wisata bahari yang ada di wilayah Medana.

Kades Medana Subianto Jaswadi mengungkapkan, salah satu objek wisata pantai berlokasi di Dusung Karang Atas. Pantai di sana sangat didukung dengan adanya kelompok keramba nelayan dan kampung nelayan Jambi Anom.

Selain itu, menurut Subianto dari hasil pemetaan, Desa Medana mempunyai dua potensi wisata, yaitu pantai dan pegunungan. Dari dua objek wisata itu, pada tahun 2017 pihaknya akan mengembangkan objek wisata pantai Karang Kates.

Hal ini pun sudah diusulkan di APBDes yang akan dialokasikan untuk membuat fasilitas penunjang pariwisata. Seperti tempat parkir, berugak, lapak pedagang, dan MCK. Dengan adanya fasilitas pendukung, ia yakin akan memunculkan para wirausaha baru. a�?Nelayan di sini kan menjual ikan segar. Jadi bisa sekalian diolah menjadi kuliner ikan bakar seperti di Nipah,a�? ujarnya.

Menurut Subianto, objek wisata pantai Karang Kates memang selama ini banyak dikunjungi. Karena, di pantai ini memiliki panorama yang tidak kalah menarik dengan tempat lainnya di Lombok Utara. Hanya saja, belum ditata secara maksimal.

a�?Kita akan buatkan lapak khusus para nelayan untuk menjual hasil tangkapan baik dibakar maupun mentah karena ini menjadi salah satu daya tarik,a�? katanya.

Desa Medana sendiri, jelasnya, mempunyai sembilan dusun yaitu Karang Anyar, Nusantara, Jambi Anom, Teluk Dalem Keren, Teluk Dalem, Orong Kopang, Orong Rumput, Kopang dan Gol. Desa ini berpenduduk 5.454 jiwa atau 1.753 kepala keluarga (KK).

Lebih lanjut, Subianto mengatakan, untuk mewujudkan rencana ini pihaknya akan bekerjasama dengan BUMDes yang akan dibuatkan Perdes. Dengan adanya ini, kegiatan pemuda juga bisa diarahkan ke sana untuk kebersihan dan lahan parkir.

Selain wisata bahari, Desa Medana juga memiliki potensi wisata alam yang bisa dijadikan wisata outbond. Namun, masih ada kendala sebagian masyarakat yang tidak setuju. Saat ini masih dibahas sembari berjalan.

Dari segi infrastruktur desa, Pemdes Medana juga akan fokus memperbaiki jalan dusun dengan rabat. Saat ini di beberapa titik tinggal melanjutkan sisa pekerjaan sebelumnya. Salah satunya di Dusun Gol sepanjang 1,5 kilometer. Inipun sudah diusulkan ke pemerintah daerah. Karena anggaran desa tidak mencukupi jika melebihi dari skala rabat. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka