Ketik disini

Sumbawa

Mortir dan Granat Temuan Polisi Dimusnahkan

Bagikan

SUMBAWA – Sembilan buah bahan peledak yang terdiri dari mortir dan granat dimusnahkan Sat Brimob dan Polres Sumbawa. Pemusnahan ini dilakukan di Markas Satuan Brimob Sumbawa, kemarin.

Pemusnahan ini disaksikan Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad didampingi Kabag Ops Polres Sumbawa Kompol Yusuf Tauziry, Kasat Intelkam Polres Sumbawa AKP Yunus dan Danki Brimob Sumbawa Iptu Reza Aditya. Pemusnahan ini dilakukan dengan cara diledakkan di lapangan tembak markas Brimob. Sebelum dimusnahkan, terlebih dahulu dilakukan pengecekan terhadap bahan peledak tersebut.

Ditemui usai pemusnahan bahan peledak itu, Kapolres Sumbawa AKBP Muhammad mengatakan, bahan peledak yang dimusnahkan atau didisposal terdiri dari dua jenis. Yakni berupa bom jenis mortir sebanyak delapan buah yang ditemukan di Pulau Medang, Kecamatan Labuhan Badas. Serta sebuah bahan peledak sejenis granat tangan di Kecamatan Lape. Keduanya ditemukan oleh masyarakat dalam kurun waktu 2016 lalu.

Delapan mortar dan sebuah granat tersebut masih aktif. Mendapat informasi adanya temuan ini, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Satuan Brimob untuk mengamankan bahan peledak tersebut.

”Bahan peledak itu langsung kita angkut untuk diamankan di gudang Subden Brimob saat itu. Tetapi karena masih aktif, kami khawatir berisiko meledak kalau terlalu lama diamankan. Oleh karena itu hari ini kita laksanakan disposal atau peledakan. Supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari,” ujar kapolres.

Kapolres menjelaskan, diduga kuat bahan peledak tersebut peninggalan zaman perang dunia kedua. Tentu jika meledak akan sangat berbahaya. Terutama mortir yang ditemukan di Pulau Medang. Panjangnya sekitar 40 cm dengan diameter sekitar 10 cm. Dimana mortir tersebut memang standar untuk militer dan termasuk kategori high explosive. Pihaknya sangat berterimakasih kepada masyarakat yang menemukan bahan peledak ini. (run/r4)

Komentar

Komentar