Ketik disini

Tanjung

Pembebasan Lahan Pertokoan Tanjung Ditunda

Bagikan

TANJUNG – Rencana Pemkab Lombok Utara untuk membebaskan lahan di pertokoan Tanjung pada tahun ini harus tertunda. Hal ini berdasarkan evaluasi dari Pemprov NTB terhadap APBD Lombok Utara 2017. a�?Saran pemprov, kita harus melakukan perencanaan dulu sebelum pembebasan. Ini juga sesuai dengan saran Banggar,a�? ujar anggota Banggar DPRD Lombok Utara Ardianto, kemarin (4/1).

Dijelaskan, dari anggaran Rp 30 miliar yang disiapkan dalam APBD 2017, rencananya akan dipecah dan dialokasikan untuk kebutuhan lainnya. Salah satunya anggaran untuk perencanaan Rp 2 miliar.

Lebih lanjut, Ardianto menjelaskan, dari sisa anggaran Rp 28 miliar akan digunakan untuk mencukupi ADD 10 persen dari DAU sebesar Rp 5 miliar, bantuan sosial yang bersifat insidentil Rp 1,5 miliar, bantuan pembangunan kantor Polsek Tanjung Rp 50 sampai Rp 100 juta, dan sisanya dikembalikan ke Dinas PU untuk kebutuhan perbaikan beberapa ruas jalan di Lombok Utara.

Beberapa ruas jalan yang disarankan Banggar kepada TAPD untuk diperbaiki menggunakan anggaran tersebut adalah jalur evakuasi di Pemenang serta jalan Gangga dan Kakong. a�?Total ada sekitar 17 ruas jalan yang direncanakan akan dibiayai menggunakan anggaran sisa itu,a�? ungkapnya.

Terkait evaluasi APBD 2017 dari Pemprov NTB, Ardianto mengungkapkan, tidak ada rekomendasi yang bersifat urgen. Banggar juga sudah melakukan sinkronisasi dengan TAPD.

Beberapa hal lain yang menjadi rekomendasi pemprov hanya bersifat perbaikan nomenklatur. Termasuk bantuan keuangan dari SKPD langsung disarankan dalam bentuk hibah, bukan diberikan langsung dari dinas. a�?Seperti untuk bantuan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Ini sudah disesuaikan dengan saran provinsi,a�? tandasnya.

a�?Intinya semua perubahan sudah disepakati antara Banggar dan TAPD,a�? tutupnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys