Ketik disini

Tanjung

Mayat yang Terdampar itu Abdul Muis

Bagikan

TANJUNG – Mayat tanpa identitas yang terdampar di pantai Gili Meno, Rabu (4/1) lalu sudah berhasil diidentifikasi. Mayat tersebut adalah Abdul Muis warga Gubuk Baru, Dusun Karang Desa, Desa Tanjung.

Kepastian tersebut diperoleh, setelah keluarga korban mengenali jenazah dari ciri-ciri dan barang yang digunakan Abdul Muis terakhir kali. Jenazah almarhum Abdul Muis telah dimakamkan di tempat pemakaman umum Montong Majalangu sekitar pukul 10.00 Wita, kemarin (5/1).

Pantauan Lombok Post, sebelum dimakamkan, jenazah almarhum terlebih dulu dibawa ke Masjid Agung Baiturrahim Tanjung. Jenazah almarhum dibawa menggunakan mobil RS Bhayangkara. Ratusan pelayat tampak memadati masjid untuk salat jenazah dan mendoakan almarhum.

a�?Terakhir adik saya (Abdul Muis, Red) diantar istrinya ke Bangsal hari Sabtu (31/12) lalu saat mau bekerja di Beach Bar, Gili Trawangan,a�? ujar kakak kandung korban Lukmanul Hakim saat ditemui di Masjid Agung Baiturrahim, kemarin.

Ditambahkan, setelah diantar istrinya ke Bangsal, kontak dengan Abdul Muis terputus. Karena telepon genggam korban juga tidak bisa dihubungi. a�?Selama ini adik saya tidak punya riwayat penyakit apa-apa,a�? ungkapnya.

Terpisah, Kapolsek Pemenang Iptu Hilmi M. Prayugo mengungkapkan, untuk memastikan penyebab kematian korban, pihaknya sudah melakukan otopsi. a�?Nanti hasil otopsinya seminggu lagi keluar,a�? katanya.

Saat ditanya apakah ada luka tidak wajar yang tampak di tubuh luar korban, Hilmi belum berani memastikan. Karena saat ditemukan kondisi jenazah sudah sulit dikenali dan rusak. a�?Otopsinya menyeluruh, kalau dari kasat mata kita belum bisa pastikan ada luka tidak wajar atau tidak. Tunggu hasil otopsi saja,a�? tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, jenazah almarhum Muis ditemukan oleh salah seorang pekerja penginapan di Gili Meno Rabu (4/1) pagi sekitar pukul 06.00 Wita. Saat ditemukan jenazah almarhum Muis cukup mengenaskan, karena hampir seluruh tubuh sudah membusuk.

Saat ditemukan, kondisi jenazah Muis terlentang di pinggir pantai. Almarhum Muis menggunakan celana pendek kotak-kotak, berkulit sawo matang, dan sepatu merk All Star. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka