Ketik disini

Catatan Redaksi

Tidak Yakin Ahyar Bicara Pilkada

Bagikan

MATARAM – Kabar Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh “melamar” Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin untuk Pilgub NTB 2018 ditanggapi sejumlah politisi. Salah satunya politisi PKS H Johan Rosihan.

Johan meragukan adanya pembicaraan Pilkada Kota Bima di tengah musibah banjir bandang yang menimpa warga Bima. Terutama saat Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh yang menyerahkan bantuan untuk korban banjir kepada Wali Kota Bima HM Qurais H Abidin.  “Nonsense (tidak mungkin, Red) Pak Wali (Ahyar Abduh) bicara Pilkada (NTB) di Bima,” tegas Johan, kemarin (5/1).

Menurutnya, Ahyar Abduh merupakan politisi senior yang memiliki moral tinggi. Tidak mungkin di tengah musibah yang dialami warga Bima, Ahyar masih sempat-sempatnya membahas Pilgub NTB dengan Qurais. “Pak Ahyar itu pasti punya moral politik tinggi, masa begitu caranya,” imbuh Ketua Komisi III DPRD NTB ini.

Jika itu terjadi, maka Ahyar dipandang tidak mempunyai rasa empati. Terlebih Wali Kota Bima bersama seluruh jajarannya sedang disibukkan perbaikan infrastruktur, sarana, dan prasarana. “Saya rasa tidak mungkin bahas itu (Pilgub NTB 2018),” tegas Johan.

Sebelumnya, Ahyar menegaskan kedatangannya untuk memberikan bantuan atas nama Pemkot Mataram, bukan untuk kepentingan politik. Ia juga menegaskan, jangan karena akan maju di Pilgub, lantas bantuan dinamakan sebagai kepentingan politik. “Dugaan itu tidak benar,” ujarnya.

Meski demikian, Ahyar mengirim sinyal bahwa ia siap bergandengan dengan siapa saja. Salah satunya HM Qurais H Abidin yang dinilai memiliki power. “Tetapi itu masih jauh,” pungkasnya. (ewi/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka